Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

DK PBB Terbelah, AS vs Venezuela Jadi Sorotan Global

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 6 Januari 2026 18:14 WIB
DK PBB Terbelah, AS vs Venezuela Jadi Sorotan Global
NEWSREAL.ID - Ilustrasi: Sidang Dewan Keamanan PBB di New York, AS. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, NEW YORK- Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menghadapi perpecahan serius setelah Amerika Serikat menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolás Maduro. Pertemuan mendadak DK PBB pada Senin, (5/1/2026) menyoroti ketegangan internasional seputar langkah Washington yang memicu pro dan kontra di kalangan anggota dewan.

Sejumlah negara menilai tindakan AS sebagai upaya menegakkan akuntabilitas terhadap dugaan kejahatan berat, termasuk perdagangan narkotika dan kejahatan terorganisir transnasional. Namun, negara lain mengecam langkah itu sebagai tindakan sepihak yang melanggar kedaulatan Venezuela dan prinsip hukum internasional.

Baca juga: Tetapkan Status Darurat, Maduro Kerahkan Pertahanan Militer dan Rakyat

Melansir situs PBB, Duta Besar AS untuk DK PBB, Michael Waltz menegaskan, bahwa operasi tersebut bukan agresi militer, melainkan penegakan hukum terarah untuk menangkap buronan yang telah lama didakwa. Menurut Waltz, Maduro kehilangan legitimasi sebagai kepala negara pascapemilu kontroversial Venezuela pada 2024, sehingga operasi itu diperlukan untuk menjaga keamanan AS dan kawasan.

“Tidak ada perang melawan Venezuela atau rakyatnya. Kami tidak menduduki suatu negara. Ini adalah operasi penegakan hukum sebagai tindak lanjut dari dakwaan sah yang telah ada selama beberapa dekade,” ujar Waltz.

Kecam Keras

Di sisi lain, Venezuela mengecam keras tindakan AS. Duta Besar Venezuela Samuel Moncada menyebut serangan itu sebagai agresi bersenjata ilegal, menewaskan warga sipil dan militer, serta menyebut Presiden Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores telah “diculik”.

“Kita tidak bisa mengabaikan elemen sentral dari agresi AS ini. Venezuela adalah korban karena sumber daya alamnya,” kata Moncada.

Moncada mendesak DK PBB menuntut pembebasan segera Maduro dan istrinya, mengutuk penggunaan kekerasan, serta menegaskan prinsip larangan memperoleh wilayah atau sumber daya melalui kekuatan.

Selain itu, sejumlah anggota dewan menyuarakan kekhawatiran atas penggunaan kekuatan sepihak AS. Kolombia, Brasil, Meksiko, Chili, dan Panama menegaskan komitmen kawasan Amerika Latin sebagai zona perdamaian dan memperingatkan risiko destabilisasi regional.

Kolombia menolak segala bentuk penggunaan kekuatan sepihak sementara Brasil menilai pengeboman dan penangkapan kepala negara melampaui batas dan Meksiko menyebut perubahan rezim dari luar melanggar hukum internasional.

Baca juga: Korut Peringatkan AS Tak Ikut Campur, Kecam Keras Agresi Israel ke Iran

Di sisi lain, Argentina dan Paraguay menyatakan dukungan terhadap AS, dengan alasan operasi itu membuka jalan bagi pemulihan demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia di Venezuela.

Sementara itu, Rusia dan Tiongkok menilai aksi AS sebagai agresi bersenjata dan memperingatkan bahaya normalisasi penggunaan kekuatan sepihak. Sikap serupa disampaikan Afrika Selatan, Pakistan, Iran, dan Uganda, yang menekankan bahwa penerapan hukum internasional secara selektif dapat merusak sistem keamanan kolektif global.

Dengan perbedaan sikap yang begitu tajam, DK PBB saat ini menghadapi dilema besar: menegakkan hukum internasional atau menghadapi risiko konflik geopolitik yang lebih luas. (tb)

Berita Terbaru

Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...

Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding

JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....

Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus

MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...

Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...

Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan

TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...

Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...

Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel

NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...

Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza

NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...

Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon

NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...

Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...

Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS

NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...