Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dibeli dari Tanah Air

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 27 Januari 2026 13:23 WIB
Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dibeli dari Tanah Air
NEWSREAL.ID - BELANJA DI MADINAH: Sejumlah calon haji asal Indonesia berbelanja di salah satu toko di Madinah, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tradisi membawa oleh-oleh sepulang haji tak lagi harus bergantung pada belanja di Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan terobosan digital agar jamaah haji dapat membeli oleh-oleh langsung dari produk unggulan dalam negeri, tanpa harus menenteng beban berat dari Arab Saudi.

Kemenhaj mengembangkan platform digital belanja oleh-oleh haji yang terintegrasi dengan produk UMKM Indonesia, sebagai upaya memperkuat ekonomi nasional sekaligus memudahkan jamaah dalam memenuhi kebutuhan buah tangan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj Jaenal Effendi mengungkapkan, selama ini banyak produk oleh-oleh yang dijual di Arab Saudi sejatinya merupakan hasil produksi Indonesia, seperti tasbih hingga sajadah.

“Rantai pasok ini ingin kami potong. Jamaah tidak perlu membeli produk Indonesia di luar negeri. Cukup pesan dari dalam negeri, produknya langsung dikirim ke rumah,” ujar Jaenal saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa, (27/1/2026).

Menurutnya, melalui platform digital tersebut, jamaah dapat memesan oleh-oleh bahkan sebelum kembali ke Tanah Air. Dengan demikian, negara tidak perlu mengeluarkan devisa dalam jumlah besar ke luar negeri, sementara manfaat ekonomi justru dirasakan langsung oleh produsen lokal.

Produk Potensial

“Kami tidak perlu investasi besar ke luar negeri. Produk dibeli di Indonesia, jamaah belum sampai rumah, oleh-oleh sudah tiba lebih dulu,” katanya. Jaenal menyebut sejumlah produk potensial telah dipetakan, salah satunya kurma dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, yang memiliki kualitas nutrisi terbaik ketujuh di dunia.

Selain itu, tasbih yang banyak beredar di Makkah diketahui berasal dari perajin Jepara, sementara produk cokelat unggulan datang dari Garut. “Ini tugas kami untuk mengidentifikasi dan mengkurasi produk apa saja yang layak dijadikan oleh-oleh haji,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, Kemenhaj juga berencana menggelar Expo UMKM Oleh-Oleh Haji yang dibagi ke dalam tiga zona, yakni Indonesia barat, tengah, dan timur. Ekspo ini bertujuan menyeleksi produk-produk berkualitas yang siap dipasarkan kepada jamaah.

Dengan skema tersebut, jamaah haji tidak perlu lagi membawa barang bawaan berat hingga puluhan kilogram dari Arab Saudi. Cukup memesan melalui aplikasi atau saat berada di asrama haji, lalu produk akan dikirim langsung ke alamat rumah masing-masing melalui jasa logistik.

Berdasarkan data Kemenhaj, rata-rata jamaah haji membawa uang saku dalam jumlah besar dan mampu membeli oleh-oleh hingga 20 kilogram. Jika potensi belanja ini dialihkan ke UMKM lokal melalui platform resmi, Jaenal optimistis dampak ekonominya akan signifikan bagi daerah sentra produksi di Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...