
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tradisi membawa oleh-oleh sepulang haji tak lagi harus bergantung pada belanja di Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan terobosan digital agar jamaah haji dapat membeli oleh-oleh langsung dari produk unggulan dalam negeri, tanpa harus menenteng beban berat dari Arab Saudi.
Kemenhaj mengembangkan platform digital belanja oleh-oleh haji yang terintegrasi dengan produk UMKM Indonesia, sebagai upaya memperkuat ekonomi nasional sekaligus memudahkan jamaah dalam memenuhi kebutuhan buah tangan.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj Jaenal Effendi mengungkapkan, selama ini banyak produk oleh-oleh yang dijual di Arab Saudi sejatinya merupakan hasil produksi Indonesia, seperti tasbih hingga sajadah.
“Rantai pasok ini ingin kami potong. Jamaah tidak perlu membeli produk Indonesia di luar negeri. Cukup pesan dari dalam negeri, produknya langsung dikirim ke rumah,” ujar Jaenal saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa, (27/1/2026).
Menurutnya, melalui platform digital tersebut, jamaah dapat memesan oleh-oleh bahkan sebelum kembali ke Tanah Air. Dengan demikian, negara tidak perlu mengeluarkan devisa dalam jumlah besar ke luar negeri, sementara manfaat ekonomi justru dirasakan langsung oleh produsen lokal.
Produk Potensial
“Kami tidak perlu investasi besar ke luar negeri. Produk dibeli di Indonesia, jamaah belum sampai rumah, oleh-oleh sudah tiba lebih dulu,” katanya. Jaenal menyebut sejumlah produk potensial telah dipetakan, salah satunya kurma dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, yang memiliki kualitas nutrisi terbaik ketujuh di dunia.
Selain itu, tasbih yang banyak beredar di Makkah diketahui berasal dari perajin Jepara, sementara produk cokelat unggulan datang dari Garut. “Ini tugas kami untuk mengidentifikasi dan mengkurasi produk apa saja yang layak dijadikan oleh-oleh haji,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, Kemenhaj juga berencana menggelar Expo UMKM Oleh-Oleh Haji yang dibagi ke dalam tiga zona, yakni Indonesia barat, tengah, dan timur. Ekspo ini bertujuan menyeleksi produk-produk berkualitas yang siap dipasarkan kepada jamaah.
Dengan skema tersebut, jamaah haji tidak perlu lagi membawa barang bawaan berat hingga puluhan kilogram dari Arab Saudi. Cukup memesan melalui aplikasi atau saat berada di asrama haji, lalu produk akan dikirim langsung ke alamat rumah masing-masing melalui jasa logistik.
Berdasarkan data Kemenhaj, rata-rata jamaah haji membawa uang saku dalam jumlah besar dan mampu membeli oleh-oleh hingga 20 kilogram. Jika potensi belanja ini dialihkan ke UMKM lokal melalui platform resmi, Jaenal optimistis dampak ekonominya akan signifikan bagi daerah sentra produksi di Indonesia. (tb)
Mudik Lebih Murah! Tiket Pesawat Lebaran Dipangkas hingga 18 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar baik buat pemudik Lebaran tahun ini. Pemerintah menyiapkan potongan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi hingga 18 persen selama periode arus mudik...
BRI Jadi Mesin Utama Kredit Program 3 Juta Rumah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peran BRI dalam Program 3 Juta Rumah kian dominan. Sepanjang 2026, penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...
Prabowo Dorong Apindo Perluas Lapangan Kerja
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto tancap gas membangun sinergi dengan dunia usaha. Lewat pertemuan langsung bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Prabowo menegaskan komitmennya membuka...
Hadapi Target Pajak, Menkeu Purbaya Akui Sulit Tidur
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tekanan mengejar penerimaan negara kini menjadi beban serius bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Target pajak yang dinilai kian menantang membuat mantan ekonom...
Purbaya Optimistis Ekonomi RI Ngebut ke 6 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dipacu hingga mendekati 6 persen pada 2026. Optimisme itu muncul setelah melihat tren...
Main Kayu Ekspor Sawit, Menkeu Cium Modus 10 Raksasa CPO
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menemukan sinyal tak beres dalam ekspor sawit nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya indikasi manipulasi nilai ekspor crude palm oil...
Mendag: Larangan Impor Pakaian Bekas Demi Kesehatan dan UMKM
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan larangan impor pakaian bekas dilakukan pemerintah untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelaku usaha mikro, kecil, dan...
BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Dirut
NEWSREAL.ID, JAKARTA– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama. Penunjukan tersebut diputuskan melalui rapat direksi (radir) yang...
Inflasi Januari 2026 Naik Tajam, BPS Ungkap Efek Diskon Listrik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi fenomena low base effect akibat stimulus...
Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket dan Tol
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kabar baik buat pemudik. Pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi hingga tarif jalan tol untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Ramadhan dan Lebaran...
Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Nyaris Rp1.000 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya perputaran uang dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Indonesia. Dalam periode 2023-2025,...
Purbaya Siap Evaluasi Total Pajak dan Bea Cukai
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Target penerimaan negara yang meleset menjadi alarm keras bagi Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tak akan memberi toleransi jika kinerja...

