Politik

Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 20 Januari 2026 09:00 WIB
Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian
NEWSREAL.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mencuat. Pemerintah bersama DPR menyatakan terbuka untuk mengkaji usulan yang dilontarkan PDI Perjuangan (PDIP) sebagai bagian dari upaya memperbaiki sistem demokrasi di Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, setiap gagasan yang bertujuan memperkuat kualitas pemilu layak untuk dibahas secara serius. Pemerintah, kata dia, tidak menutup diri terhadap berbagai opsi pembaruan sistem pemilihan.

“Sebagai pemerintah, kami wajib mengkaji setiap usulan. Mari kita curahkan pemikiran bersama untuk mendesain sistem pemilihan yang jauh lebih baik,” ujar Prasetyo di kompleks parlemen, Senin (19/1/2026). Meski demikian, Prasetyo mengingatkan bahwa penerapan sistem pemilu harus mempertimbangkan kultur dan karakter bangsa.

Menurutnya, tidak semua sistem yang berhasil di negara lain dapat diterapkan begitu saja di Indonesia. “Tujuannya bukan mencari sistem mana yang paling benar, tapi menemukan sistem yang paling sesuai dengan budaya dan karakter bangsa kita,” katanya.

Senada, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai gagasan e-voting merupakan ide yang baik, namun tetap membutuhkan kajian mendalam, terutama terkait aspek keamanan teknologi. “Itu usulan yang bagus, tetapi sistem pengamanan teknologinya juga harus dikaji secara serius. Semua akan kami kaji,” ujar Dasco.

Biaya Pilkada

PDIP mengusulkan penerapan e-voting sebagai alternatif untuk menekan tingginya biaya pilkada, tanpa mengubah prinsip pemilihan langsung oleh rakyat. Partai berlambang banteng itu menegaskan tetap menolak pilkada melalui DPRD.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, gagasan e-voting telah lama diinisiasi oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia menyebut konsep tersebut terinspirasi dari praktik yang telah diterapkan di sejumlah negara, termasuk India.

E-voting adalah terobosan yang diperjuangkan PDIP. Bahkan kami sudah melakukan simulasi. Ibu Megawati sejak 10 tahun lalu melihat bahwa India bisa menerapkan e-voting, maka Indonesia juga harus bisa dengan memanfaatkan seluruh kemampuan nasional,” kata Hasto.

Kajian e-voting ini diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam pembahasan lanjutan reformasi sistem pemilu dan pilkada di Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Berdiskusi dengan Duta Mario Ignacio, Stafsus Menag Gugun Gumilar Perkuat Hubungan Indonesia-Chili

JAKARTA,NEWSREAL.id – Hubungan Indonesia–Chili semakin dipererat secara harmonis. Sebuah pertemuan hangat dan akrab berlangsung antara Mario Ignacio Artaza Loyola, Duta Besar Chili untuk Indonesia, ASEAN,...

Serangan Terstruktur dan Masiv Diarahkan ke Prabowo, Ini Kata Pengamat Intelejen

Serangan kepada Prabowo Subianto dilihat di berbagai platform digital seperti Facebook, X, YouTube, Instagram, hingga Threads. Pemerintah diminta waspada terhadap serangan modern ini. Amir Hamzah menyebut operasi semacam itu dikenal sebagai psychological operation atau psyops digital.

Keterwakilan Perempuan Minimal 30 Persen! Ormas G-Nesia : Keputusan MK Wajib Didukung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Mahkamah Konstitusi menyatakan partai politik dapat digugurkan atau tidak diikutsertakan dalam pemilu di daerah pemilihan tertentu apabila tidak memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30...

Kurban Presiden Pakai APBN, Stafsus Menang :Sah Secara Agama dan Hukum Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Program bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan viral di medsos belakangan ini, bukan sesuatu...

Danantara Disorot, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

JAKARTA,NEWSREAL.id – Ketua Umum Relawan Pemenangan Prabowo– Gibran saat Pilpres 2024 Logis 08, Anshar Ilo menyoroti belum terlihatnya perkembangan yang signifikan terkait realisasi proyek Perkampungan...

Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo

JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB ) Jaya merayakan ulang tahun ke-15 nya, Minggu (10/5/2026). Puncak peringatan milad ormas terbesar di Indonesia ini...

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...