Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 17 Maret 2026 22:47 WIB
Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz
NEWSREAL.ID - RAPAT UNI EROPA: Para Pemimipin Uni Eropa menggelar pembicaraan terkait krisis Rusia-Ukraina, beberapa waktu lalu. (Foto: Anadolu Agency)

NEWSREAL.ID, BRUSSELS- Negara-negara Eropa menolak seruan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menegaskan bahwa Eropa tidak tertarik untuk terlibat dalam konflik militer yang berpotensi berkepanjangan.

“Tidak ada yang ingin secara aktif terlibat dalam perang ini. Kami tidak tertarik pada perang tanpa akhir,” ujarnya usai pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (16/3/2026). Menurut Kallas, fokus utama Eropa saat ini adalah menjaga keamanan maritim dan kebebasan navigasi, tanpa memperluas operasi militer ke kawasan baru seperti Selat Hormuz.

Senada, Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, menegaskan bahwa misi angkatan laut Uni Eropa saat ini tidak dirancang untuk beroperasi di kawasan tersebut. “Kami bisa memperkuat misi yang ada, tapi bukan memperluasnya ke Selat Hormuz,” katanya.

Sikap tegas juga datang dari Jerman. Kanselir Friedrich Merz menyatakan Berlin tidak akan mengirim pasukan ke Teluk, dan mendorong solusi politik sebagai jalan keluar konflik. Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menambahkan bahwa setiap pengerahan militer di luar wilayah NATO memerlukan persetujuan hukum dan parlemen.

Solusi Diplomatik

“Ini bukan perang kami. Kami tidak memulainya. Kami menginginkan solusi diplomatik,” tegasnya. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, juga menolak tekanan Washington dan memastikan Inggris tidak akan terlibat dalam konflik yang lebih luas tanpa dasar hukum yang jelas.

Negara lain seperti Polandia dan Belgia turut memperkuat sikap serupa, dengan menekankan pentingnya stabilitas kawasan melalui jalur diplomasi. Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski, bahkan mengkritik Presiden Donald Trump yang dinilai mendorong keterlibatan militer Eropa sambil memperlakukan NATO seolah entitas terpisah dari AS.

Sebelumnya, Trump mengklaim “banyak negara” siap membantu AS membuka kembali Selat Hormuz, namun tidak merinci negara mana saja. Selat Hormuz sendiri menjadi pusat perhatian global setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan pembatasan akses kapal di tengah konflik dengan AS dan Israel.

Sebelum konflik, sekitar 20 juta barel minyak per hari melintasi jalur ini. Gangguan distribusi tersebut kini memicu lonjakan harga energi global. (dc)

Berita Terbaru

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...