Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Milik AS Usai Serangan ke Pulau Kharg

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 14 Maret 2026 13:28 WIB
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Milik AS Usai Serangan ke Pulau Kharg
NEWSREAL.ID - ANTI PERANG: Para demonstran mengecam perang AS-Israel terhadap Iran selama unjuk rasa di Times Square untuk Hari al-Quds di Manhattan, Kota New York, AS, Jumat, (13/3/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas minyak dan energi di kawasan yang dimiliki atau bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat jika Washington menyerang infrastruktur minyak Teheran.

Ancaman tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan udara terhadap Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak Iran. Media resmi Iran melaporkan peringatan itu disampaikan oleh markas komando militer Khatam al-Anbiya pada Sabtu (14/3/2026) pagi waktu setempat. Serangan AS diklaim menghantam sejumlah target militer di pulau tersebut.

Pulau Kharg diketahui menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran. Selama dua pekan pertama konflik, kawasan itu relatif tidak tersentuh. Namun, serangan terbaru dari AS diperkirakan akan meningkatkan eskalasi konflik serta berpotensi mengguncang pasar energi global.

Pensiunan brigadir jenderal Angkatan Darat AS, Mark Kimmitt, menilai serangan ke pulau tersebut menunjukkan perubahan strategi Washington. “Taruhannya kini jauh lebih tinggi. Dari sekadar menghancurkan militer dan rezim, kini AS berusaha menghantam nadi ekonomi Iran,” kata Kimmitt seperti dikutip dari CNN.

Ia menilai AS menjadikan Pulau Kharg sebagai tekanan strategis agar Iran tidak menutup jalur pelayaran di Selat Hormuz. Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Kimmitt juga memperingatkan bahwa jika infrastruktur minyak Iran benar-benar diserang, Teheran kemungkinan akan membalas dengan menyerang fasilitas energi di berbagai negara di kawasan Timur Tengah.

Dampak Serius

Menurutnya, skenario tersebut dapat memicu dampak serius terhadap perekonomian global, terutama pada harga energi dunia. “Jika itu terjadi, harga minyak bisa benar-benar tak terkendali,” ujarnya.

Sebelumnya, AS melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap instalasi militer Iran di Pulau Kharg yang berada di dekat Selat Hormuz. Meski demikian, Trump mengaku pihaknya sengaja menghindari serangan langsung terhadap fasilitas minyak Iran.

Namun, ia menegaskan keputusan tersebut dapat berubah jika Iran atau sekutunya mengganggu kebebasan pelayaran kapal-kapal di Selat Hormuz. “Jika Iran atau pihak mana pun mengganggu keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini,” tulis Trump melalui akun media sosial Truth Social.

Pulau Kharg selama ini menjadi titik utama pengiriman minyak mentah Iran ke berbagai negara. Sekitar seperlima perdagangan minyak dunia juga melewati Selat Hormuz, sehingga setiap eskalasi konflik di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas pasar energi global. (tb)

Berita Terbaru

Mojtaba Khamenei Ultimatum AS: Tutup Pangkalan Militer di Timur Tengah atau Diserang

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin memanas. Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan ultimatum keras kepada Amerika Serikat agar menutup seluruh pangkalan militernya...

Rusia dan Turki Coba Jadi Penengah, Iran Masih Ogah Bahas Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Upaya meredakan perang di Timur Tengah mulai bermunculan. Rusia dan Turki disebut sudah menawarkan diri menjadi mediator konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Iran Minta Warga Teluk Tunjukkan Posisi Pasukan AS-Israel, Klaim Demi Serangan Lebih Presisi

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Kali ini Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Teluk untuk membantu menunjukkan lokasi pasukan Amerika...

Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Peta politik Timur Tengah makin ramai. Kali ini Korea Utara ikut angkat suara dengan menyatakan dukungan terbuka terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba...

Hubungan Memanas, Spanyol Tarik Permanen Dubesnya dari Israel

NEWSREAL.ID, MADRID- Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel kian memanas. Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel secara permanen setelah ketegangan kedua negara meningkat,...

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...