
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas minyak dan energi di kawasan yang dimiliki atau bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat jika Washington menyerang infrastruktur minyak Teheran.
Ancaman tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan udara terhadap Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak Iran. Media resmi Iran melaporkan peringatan itu disampaikan oleh markas komando militer Khatam al-Anbiya pada Sabtu (14/3/2026) pagi waktu setempat. Serangan AS diklaim menghantam sejumlah target militer di pulau tersebut.
Pulau Kharg diketahui menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran. Selama dua pekan pertama konflik, kawasan itu relatif tidak tersentuh. Namun, serangan terbaru dari AS diperkirakan akan meningkatkan eskalasi konflik serta berpotensi mengguncang pasar energi global.
Pensiunan brigadir jenderal Angkatan Darat AS, Mark Kimmitt, menilai serangan ke pulau tersebut menunjukkan perubahan strategi Washington. “Taruhannya kini jauh lebih tinggi. Dari sekadar menghancurkan militer dan rezim, kini AS berusaha menghantam nadi ekonomi Iran,” kata Kimmitt seperti dikutip dari CNN.
Ia menilai AS menjadikan Pulau Kharg sebagai tekanan strategis agar Iran tidak menutup jalur pelayaran di Selat Hormuz. Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Kimmitt juga memperingatkan bahwa jika infrastruktur minyak Iran benar-benar diserang, Teheran kemungkinan akan membalas dengan menyerang fasilitas energi di berbagai negara di kawasan Timur Tengah.
Dampak Serius
Menurutnya, skenario tersebut dapat memicu dampak serius terhadap perekonomian global, terutama pada harga energi dunia. “Jika itu terjadi, harga minyak bisa benar-benar tak terkendali,” ujarnya.
Sebelumnya, AS melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap instalasi militer Iran di Pulau Kharg yang berada di dekat Selat Hormuz. Meski demikian, Trump mengaku pihaknya sengaja menghindari serangan langsung terhadap fasilitas minyak Iran.
Namun, ia menegaskan keputusan tersebut dapat berubah jika Iran atau sekutunya mengganggu kebebasan pelayaran kapal-kapal di Selat Hormuz. “Jika Iran atau pihak mana pun mengganggu keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini,” tulis Trump melalui akun media sosial Truth Social.
Pulau Kharg selama ini menjadi titik utama pengiriman minyak mentah Iran ke berbagai negara. Sekitar seperlima perdagangan minyak dunia juga melewati Selat Hormuz, sehingga setiap eskalasi konflik di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas pasar energi global. (tb)
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...
Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon
NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...
Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...
Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...
Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon
NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...

