Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

Tim Redaksi, Admin
Senin, 9 Maret 2026 21:03 WIB
Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran dinilai sejumlah analis sebagai pukulan politik bagi Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya ingin perubahan rezim di Teheran.

Terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran dinilai menjadi tamparan keras bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan Assembly of Experts (Majelis Ahli Iran) tersebut dinilai justru menggagalkan salah satu tujuan utama Washington dan Tel Aviv saat melancarkan serangan militer ke Iran.

Sebelumnya, Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menyebut operasi militer terhadap Iran juga bertujuan mendorong perubahan rezim di negara tersebut. Pemerintah di Amerika Serikat dan Israel menginginkan pemerintahan Iran yang lebih lunak serta akomodatif terhadap kepentingan mereka.

Namun hasil yang muncul justru berlawanan. Setelah wafatnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei, Iran justru dipimpin oleh putranya yang dikenal memiliki kedekatan kuat dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Mojtaba sendiri diketahui pernah bergabung dengan Batalyon Habib saat berlangsungnya Perang Iran-Irak pada dekade 1980-an.

Analis dari Stimson Center, Barbara Slavin, menilai situasi ini menjadi kesalahan strategis bagi Trump. “Ini adalah kesalahan nyata Donald Trump yang sebelumnya mengatakan dia tidak menginginkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi,” ujar Slavin seperti dikutip Al Jazeera.

Menurutnya, serangan yang dilakukan AS dan Israel justru membuat situasi semakin tidak rasional. Dalam operasi militer tersebut, sejumlah anggota keluarga Mojtaba juga dilaporkan menjadi korban. “Mereka membunuh Ali Khamenei dan kemudian ia digantikan oleh putranya, seseorang yang tentu akan marah atas kematian ayah, ibu, istri, dan salah satu anaknya,” kata Slavin.

Ia menambahkan, Mojtaba sebenarnya telah lama terlibat dalam lingkar kekuasaan Iran dan selama bertahun-tahun bekerja dekat dengan ayahnya. Dengan kondisi geopolitik yang penuh ancaman, menempatkan sosok yang memahami jaringan kekuasaan di Teheran dinilai sebagai pilihan logis.

Tidak Terlibat

Sementara itu, Direktur lembaga pemikir DiploHouse di Teheran, Hamid Reza Gholamzadeh, menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak berasal dari campur tangan keluarga. Ia menyebut Ali Khamenei bahkan sebelumnya tidak terlibat dalam proses penunjukan putranya.

“Hal itu tidak ada hubungannya dengan ayahnya. Majelis Pakar memiliki tanggung jawab konstitusional untuk meninjau para kandidat dan memilih yang paling memenuhi kriteria,” ujarnya kepada Al Jazeera. Meski begitu, kedekatan Mojtaba dengan ayahnya membuat ia memahami tantangan besar yang dihadapi Republik Islam Iran.

“Posisi pemimpin tidak selalu membutuhkan pengalaman eksekutif langsung. Yang penting adalah pemahaman terhadap situasi dan tantangan pemerintahan,” kata Gholamzadeh.  Sementara itu Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyambut baik keputusan Majelis Ahli yang menunjuk Mojtaba sebagai pemimpin baru.

Ia menyebut penunjukan tersebut menandai “era baru martabat dan kekuatan” bagi bangsa Iran. “Pilihan ini mencerminkan keinginan bangsa untuk memperkuat persatuan nasional yang telah membuat Iran tetap kokoh menghadapi berbagai konspirasi musuh,” kata Pezeshkian seperti dilaporkan kantor berita Fars News Agency.

Sebelumnya sejumlah tokoh penting Iran, termasuk Ketua Parlemen Mohammad‑Bagher Qalibaf dan mantan pejabat tinggi Ali Larijani, juga telah menyatakan kesetiaan kepada pemimpin tertinggi yang baru.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memilih merespons singkat kabar tersebut. Dilaporkan media The Times of Israel, Trump menolak memberikan komentar panjang terkait penunjukan Mojtaba Khamenei. “Kita lihat saja apa yang terjadi,” ujarnya singkat. (tb)

Berita Terbaru

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...