Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran Siaga Penuh! Isu Invasi Pulau Kharg Memanas

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 26 Maret 2026 21:02 WIB
Iran Siaga Penuh! Isu Invasi Pulau Kharg Memanas
NEWSREAL.ID - Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Iran mengungkap adanya dugaan rencana invasi terhadap Pulau Kharg yang disebut melibatkan dukungan negara di kawasan Teluk Persia.

Teheran pun tak tinggal diam, ancaman serangan balasan ke infrastruktur vital negara yang terlibat langsung dilontarkan. Pemerintah Iran melalui Juru Bicara Parlemen, Mohammad Bagher Ghalibaf mengklaim telah menerima laporan intelijen terkait rencana invasi terhadap Pulau Kharg.

Pulau strategis ini dikenal sebagai pusat pengolahan dan ekspor minyak utama Iran, menjadikannya target krusial dalam konflik energi global. Dalam pernyataannya, Ghalibaf menegaskan bahwa militer Iran saat ini terus memantau pergerakan pihak yang dianggap sebagai “musuh”.

Ia memperingatkan, jika invasi benar terjadi, Iran tidak akan ragu melancarkan serangan balasan secara berkelanjutan terhadap infrastruktur vital negara yang terlibat. “Jika mereka mengambil langkah, kami akan menyerang tanpa henti,” tegasnya.

Situasi di Pulau Kharg sendiri dilaporkan semakin diperketat. Iran disebut telah memperkuat pertahanan dengan pemasangan ranjau, pengerahan pasukan tambahan, serta sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi kemungkinan operasi militer dari Amerika Serikat.

Laporan media internasional menyebutkan bahwa langkah ini juga mencakup penempatan ranjau anti-personel dan anti-kendaraan lapis baja di sepanjang garis pantai yang berpotensi menjadi titik pendaratan pasukan. Selain itu, sistem pertahanan udara portabel turut disiagakan guna menghadapi ancaman serangan udara.

Pantau Situasi

Di sisi lain, United States Central Command (CENTCOM) dikabarkan terus memantau perkembangan situasi di pulau tersebut, termasuk mendeteksi perubahan taktis di lapangan.

Ketegangan semakin meningkat setelah laporan menyebutkan sekitar 2.000 personel militer AS telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah. Bahkan, dua unit marinir disebut tengah dalam perjalanan menuju kawasan Teluk Persia.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi untuk memaksa Iran membuka kembali jalur energi global di Selat Hormuz dengan cara mengambil alih Pulau Kharg. Opsi ini disebut sebagai bagian dari strategi menekan Iran di tengah konflik yang terus memanas.

Tak hanya itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyatakan bahwa semua opsi masih terbuka, termasuk kemungkinan pengerahan pasukan ke wilayah tersebut.

Di tengah eskalasi ini, muncul spekulasi mengenai keterlibatan negara-negara Teluk sebagai sekutu AS. Nama Uni Emirat Arab dan Bahrain mencuat setelah seorang analis keamanan Iran, Morteza Simiyari, menyebut kedua negara tersebut berpotensi menjadi bagian dari skenario konflik.

Simiyari bahkan mengklaim Iran memiliki kemampuan untuk melancarkan invasi pesisir ke kedua negara tersebut jika terjadi eskalasi lebih lanjut. Ia juga memperingatkan bahwa jika aset Iran di kawasan dipindahkan atau terancam, maka pusat keuangan dan infrastruktur vital di negara-negara tersebut akan menjadi target serangan.

Ketegangan kawasan semakin kompleks setelah Iran menolak wacana gencatan senjata yang diusulkan AS. Di saat yang sama, serangan udara Israel ke wilayah Iran masih terus berlangsung, memperparah konflik yang kini melibatkan banyak pihak. (dc)

Berita Terbaru

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....