Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 12 Maret 2026 18:18 WIB
Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID - BERSAMA TENTARA: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un disambut para tentara saat mengunjungi Universitas Politik Kim Il Sung, di Pyongyang, Korut, akhir Februari lalu. (Foto: KCNA)

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Peta politik Timur Tengah makin ramai. Kali ini Korea Utara ikut angkat suara dengan menyatakan dukungan terbuka terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. Bersamaan dengan itu, Pyongyang juga mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Pemerintah Korea Utara menyatakan menghormati keputusan lembaga ulama Iran, Majelis Pakar Iran, yang memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru pada 8 Maret. Penunjukan tersebut dilakukan setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan negaranya menghormati keputusan politik yang diambil rakyat Iran melalui lembaga resmi mereka. “Sehubungan dengan pengumuman resmi bahwa Majelis Pakar Iran telah memilih pemimpin baru Revolusi Islam, kami menghormati hak dan pilihan rakyat Iran untuk menentukan pemimpin tertinggi mereka,” ujar juru bicara tersebut seperti dikutip Korean Central News Agency.

Ketegangan Meningkat

Tak hanya menyampaikan dukungan, Pyongyang juga melontarkan kritik tajam terhadap operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. Menurut pemerintah Korea Utara, serangan tersebut telah merusak stabilitas kawasan dan berpotensi meningkatkan ketegangan global.

Ketegangan di Timur Tengah memang meningkat drastis sejak serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari lalu. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta beberapa negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. Serangan balasan tersebut dilaporkan menewaskan delapan personel militer AS.

Situasi ini membuat konflik di kawasan Timur Tengah semakin melebar dan memicu reaksi dari berbagai negara, termasuk Korea Utara yang secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Iran. (dc)

Berita Terbaru

Rusia dan Turki Coba Jadi Penengah, Iran Masih Ogah Bahas Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Upaya meredakan perang di Timur Tengah mulai bermunculan. Rusia dan Turki disebut sudah menawarkan diri menjadi mediator konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Iran Minta Warga Teluk Tunjukkan Posisi Pasukan AS-Israel, Klaim Demi Serangan Lebih Presisi

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Kali ini Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Teluk untuk membantu menunjukkan lokasi pasukan Amerika...

Hubungan Memanas, Spanyol Tarik Permanen Dubesnya dari Israel

NEWSREAL.ID, MADRID- Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel kian memanas. Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel secara permanen setelah ketegangan kedua negara meningkat,...

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...