
NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Moskow bahkan memberi sinyal siap membantu secara militer jika diminta oleh Teheran.
Pemerintah Rusia memastikan berada di pihak Iran dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tegas itu disampaikan Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin, dalam wawancara dengan Sky News yang kemudian dikutip oleh Al Jazeera, Minggu (8/3/2026).
“Kami tidak netral. Tidak. Kami tidak netral. Kami mendukung Iran. Dan tentu saja kami memandang negatif apa yang dilakukan terhadap Iran,” kata Kelin. Menurutnya, Moskow menilai serangan militer yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran sebagai tindakan yang tidak adil.
Rusia juga menyatakan simpati terhadap negara-negara di kawasan Teluk yang ikut terdampak oleh konflik tersebut. Kelin menegaskan hubungan Rusia dan Iran selama ini sangat erat, bahkan menyebut Teheran sebagai “tetangga yang baik” bagi Moskow.
“Anda tahu bahwa kami bersimpati kepada Iran. Mereka adalah tetangga kami dan kami selalu memiliki hubungan yang sangat baik. Kami melihat tindakan militer terhadap Iran sama sekali tidak adil,” ujarnya. Meski begitu, Kelin mengungkapkan bahwa hingga saat ini Iran belum meminta bantuan militer secara resmi kepada Rusia.
“Seperti yang sudah pernah kami sampaikan, Iran tidak meminta apa pun dari kami, tidak meminta bantuan apa pun,” katanya. Namun Rusia tetap menegaskan komitmennya untuk mendukung Iran di tengah konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah.
Kelin juga mengkritik keras logika negara-negara Barat yang dinilai selalu menyalahkan Iran, sementara agresi militer dari AS dan Israel justru diabaikan. “Kami tidak memahami logika seperti ini. Negara-negara Barat menyalahkan Iran, tetapi tidak ada yang mengatakan bahwa AS dan Israel yang memulai permusuhan,” kata dia.
Terus Berlanjut
Konflik antara Iran melawan AS dan Israel kini telah memasuki hari kedelapan dengan serangan udara yang terus berbalas. Militer Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan terus meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah target militer AS serta wilayah Israel, termasuk pangkalan militer di negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.
Di sisi lain, laporan intelijen yang dikutip CNN menyebut Rusia diduga telah berbagi citra satelit serta data intelijen penargetan kepada Iran, termasuk informasi pergerakan pasukan Amerika di kawasan tersebut. Sementara itu, Tiongkok juga dilaporkan mulai meningkatkan dukungannya kepada Iran dengan memberikan bantuan finansial serta komponen teknis terkait sistem rudal. Namun Beijing masih berhati-hati agar tidak terlibat langsung dalam konflik terbuka.
Ketegangan di kawasan meningkat tajam sejak serangan besar-besaran AS dan Israel menewaskan lebih dari seribu orang di Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. Serangan balasan Iran kemudian menargetkan pangkalan militer AS, fasilitas diplomatik, hingga kota-kota di Israel.
Dalam perkembangan terbaru, IRGC menyatakan telah menghantam fasilitas penyulingan minyak Israel di Haifa menggunakan rudal Kheibar Shekan sebagai bagian dari operasi balasan terhadap serangan Israel di Teheran. Dengan dukungan terbuka Rusia dan potensi keterlibatan Tiongkok, konflik Iran dengan AS-Israel kini berpotensi meluas menjadi pertarungan geopolitik yang jauh lebih besar di kawasan Timur Tengah. (tb)
OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal
NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...
Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...
Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...
Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah
NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...
Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....
Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...
24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...
Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan
NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...
Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan
NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat...
Upaya Batasi Kuasa Perang Trump Kandas di Senat AS, Resolusi soal Iran Ditolak
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Upaya Partai Demokrat di Amerika Serikat untuk membatasi kewenangan militer Presiden dalam konflik dengan Iran berakhir gagal. Senat AS menolak rancangan resolusi yang...
Tegas Tolak Gencatan Senjata, Menlu Iran: Tak Ada Alasan Negosiasi dengan AS
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat maupun Israel di tengah konflik yang memanas. Teheran bahkan menyatakan siap menghadapi...
Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Penyelidikan internal militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa pasukan AS berada di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran...

