Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Sekjen PBB Sentil AS-Israel: Serangan ke Iran Bikin Jalur Damai Nuklir Jadi Sia-Sia

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 1 Maret 2026 16:33 WIB
Sekjen PBB Sentil AS-Israel: Serangan ke Iran Bikin Jalur Damai Nuklir Jadi Sia-Sia
NEWSREAL.ID - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, NEW YORK- Harapan diplomasi soal nuklir Iran mendadak ambyar. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyayangkan serangan AS-Israel ke Iran yang dinilai merusak peluang negosiasi yang sedang berjalan.

Dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB, New York, Sabtu waktu setempat, Guterres menegaskan bahwa serangan tersebut terjadi tepat setelah putaran ketiga perundingan tak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Oman.

“Saya sangat menyesalkan peluang diplomasi ini telah disia-siakan,” ujar Guterres, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu, (1/3/2026). Padahal, menurutnya, pembicaraan teknis lanjutan sudah dijadwalkan berlangsung di Wina, Austria, pekan depan. Rangkaian itu sedianya menjadi jembatan menuju babak baru negosiasi politik antara Washington dan Teheran.

Alih-alih melaju ke meja runding, situasi justru bergeser ke medan tempur. AS dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Iran, termasuk Teheran. Iran pun membalas dengan serangan rudal ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Menahan Diri

Guterres mendesak semua pihak segera menahan diri. Ia memperingatkan, tanpa deeskalasi, konflik bisa melebar dan berdampak serius bagi warga sipil serta stabilitas kawasan. “Saya menyerukan deeskalasi dan penghentian permusuhan segera. Jika tidak, yang terjadi adalah konflik yang lebih luas dengan konsekuensi serius,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh negara anggota PBB mematuhi hukum internasional dan Piagam PBB, termasuk perlindungan warga sipil serta jaminan keamanan nuklir.

Di tengah memanasnya situasi, Presiden AS Donald Trump justru berseloroh dalam wawancara dengan CBS News bahwa perundingan dengan Iran “akan semakin mudah dibanding hari sebelumnya” setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Pernyataan itu kontras dengan kekhawatiran PBB. Ketika satu pihak menyebut negosiasi bakal lebih mudah, pihak lain melihat peluang damai justru makin menjauh. Dunia kini menanti: apakah diplomasi bisa dihidupkan lagi, atau babak baru konflik yang akan berbicara? (tebe)

Berita Terbaru

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Milik AS Usai Serangan ke Pulau Kharg

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas minyak dan energi di kawasan yang dimiliki atau bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat...

Mojtaba Khamenei Ultimatum AS: Tutup Pangkalan Militer di Timur Tengah atau Diserang

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin memanas. Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan ultimatum keras kepada Amerika Serikat agar menutup seluruh pangkalan militernya...

Rusia dan Turki Coba Jadi Penengah, Iran Masih Ogah Bahas Gencatan Senjata

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Upaya meredakan perang di Timur Tengah mulai bermunculan. Rusia dan Turki disebut sudah menawarkan diri menjadi mediator konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Iran Minta Warga Teluk Tunjukkan Posisi Pasukan AS-Israel, Klaim Demi Serangan Lebih Presisi

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Kali ini Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Teluk untuk membantu menunjukkan lokasi pasukan Amerika...

Korut Pasang Badan untuk Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Peta politik Timur Tengah makin ramai. Kali ini Korea Utara ikut angkat suara dengan menyatakan dukungan terbuka terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba...

Hubungan Memanas, Spanyol Tarik Permanen Dubesnya dari Israel

NEWSREAL.ID, MADRID- Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel kian memanas. Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel secara permanen setelah ketegangan kedua negara meningkat,...

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...