Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Sinyal dari Istana: Indonesia Pertimbangkan Cabut dari BoP Gaza

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 4 Maret 2026 21:21 WIB
Sinyal dari Istana: Indonesia Pertimbangkan Cabut dari BoP Gaza
NEWSREAL.ID - TANDATANGANI BOP: Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace Charter, Kamis (22/1/2025) di Davos, Swiss. (Foto: Setkab)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua MPR RI, Ahmad Muzani memberi sinyal bahwa Indonesia berpotensi keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Sinyal itu muncul usai pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2026) sore.

Menurut Muzani, opsi keluar dari BoP bukan hal yang mustahil. Bahkan, kata dia, Presiden Prabowo sudah beberapa kali menyampaikan kemungkinan tersebut. “Masuk dan keluar BoP itu sesuatu yang bisa saja terjadi. Kita bisa saja keluar kapan pun, tapi tentu harus berdasarkan kesepakatan bersama,” ujar Muzani kepada wartawan di kompleks Istana.

Indonesia sebelumnya bergabung dengan BoP karena diyakini forum tersebut dapat mempercepat proses kemerdekaan Palestina, termasuk mendukung pembangunan dan rekonstruksi wilayah Gaza. Namun, dinamika global terbaru memicu evaluasi ulang.

Faktor Pertimbangan

Serangan sepihak yang dilakukan Amerika Serikat, sebagai penggagas BoP bersama Israel terhadap Iran menjadi salah satu faktor yang ikut dipertimbangkan pemerintah. Situasi ini dinilai berpotensi memengaruhi arah dan kredibilitas misi perdamaian yang diusung lembaga tersebut.

Muzani menjelaskan, isu itu juga dibahas dalam diskusi kebangsaan di Istana Merdeka pada Selasa (3/3/2026) malam. Sejumlah tokoh nasional hadir dalam forum tersebut, di antaranya Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.

Dalam forum itu, Presiden Prabowo memaparkan perkembangan global terkini dan mendengarkan berbagai pandangan, mulai dari kritik tajam hingga saran strategis. Semua masukan disebut diterima sebagai bahan pertimbangan sebelum pemerintah mengambil keputusan final terkait posisi Indonesia di BoP.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi apakah Indonesia benar-benar akan keluar. Namun, sinyal dari Istana menunjukkan bahwa arah kebijakan luar negeri RI sedang dalam fase evaluasi serius di tengah dinamika geopolitik yang kian memanas. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo Pertimbangkan Potong Gaji Menteri dan DPR, Respons Dampak Konflik Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan langkah penghematan negara dengan mengkaji pemotongan gaji menteri dan anggota DPR. Wacana tersebut muncul sebagai bagian dari antisipasi pemerintah...

Wamen ESDM Pastikan Stok BBM RI Aman: Ketahanan Lebih dari 30 Hari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman. Wakil Menteri ESDM menyebut ketahanan stok BBM Indonesia saat...

1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis lagi-lagi kena rem. Badan Gizi Nasional memutuskan menghentikan sementara operasional 1.512 dapur layanan gizi di Pulau Jawa. Alasannya cukup...

Bela Negara Tanpa Batas, Wamenhan Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Jaga Semangat Pancasila

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Semangat bela negara tak hanya milik mereka yang berseragam. Pemerintah kini mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, sebagai bagian...

Perjanjian Dagang RI-AS Digugat ke PTUN, Aktivis Nilai Merugikan Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menuai polemik. Sejumlah organisasi masyarakat sipil resmi menggugat kesepakatan tersebut ke pengadilan karena dinilai merugikan...

Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...

Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...

Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan

NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...

BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...

Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...