Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

1,09 Juta UMKM Dapat Fasilitas Penghapusan Utang

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 18 Desember 2024 04:26 WIB
1,09 Juta UMKM Dapat Fasilitas Penghapusan Utang
NEWSREAL.ID - PAMERAN UMKM: Sekda Jateng, Sumarno, di sela Pembukaan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) dan UMKM Gayeng di salah satu mal di Kota Semarang beberapa waktu lalu. Mulai Januari mendatang, pemerintah menerapkan kebijakan penghapusan hutang 1 juta lebih pelaku UMKM. (Humas Pemprov Jateng)
  • Bertahap Mulai Januari 2025

JAKARTA- Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mengungkapkan, sekitar 1,097 juta UMKM akan mendapatkan fasilitas penghapusan utang di perbankan secara bertahap mulai Januari 2025.

Penghapusan itu sejalan dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM. Hal ini diungkapkan usai Maman melakukan rapat terbatas bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
“Insya Allah di bulan Januari kita akan membagi dua stage realisasi terhadap penghapusan piutang ini. Stage pertama akan kita realisasikan di bulan Januari, yang nanti kita akan juga laporkan kepada Presiden (Prabowo Subianto) terkait ini,” ujar dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (17/12). “Lalu tahap kedua setelah Maret. Jadi itu akan kita realisasikan lagi tahap kedua,” imbuhnya.

Dikatakan Maman, total estimasi jumlah pengusaha atau penggiat UMKM yang mendapatkan fasilitas penghapusan utang berdasarkan data yang dikaji bersama bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) adalah sekitar 1,097 juta. “Ini masih plus minus naik turun. Yang ini lah sedang kita review,” tutur Maman.

Teknis Penghapusan

Maman menyampaikan bahwa implementasi teknis penghapusan utang UMKM ini tidak mudah. Pasalnya, ada banyak pelaku UMKM yang tidak terdeteksi lokasinya. “Ada sebagian besar yang sudah kita enggak tahu di mana. Jadi tentunya dari Bank Himbara juga harus mencari pihak-pihaknya ada di daerah mana segala macam, dan juga mungkin KTP yang berubah. Jadi mohon dipahami kenapa ada prinsip kehati-hatian dalam implementasi ini,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Maman mengungkap pihaknya menggandeng Kementerian BUMN untuk melakukan pemetaan terhadap seluruh pengusaha UMKM yang tersebar di Indonesia. Menurutnya ada sekitar 60 juta pengusaha UMKM di seluruh Indonesia.

Maman menyebut ia berkepentingan untuk memetakan dan mengetahui perkembangan seluruh pengusaha UMKM yang ada di Tanah Air. “Alhamdulillah Pak Menteri BUMN (Erick) dengan jajaran Kementerian BUMN siap men-support untuk membantu kita membuat sistem single data pemetaan pengusaha UMKM agar proses diagnosa pemetaan sumber permasalahan dari pengusaha-pengusaha UMKM Indonesia bisa terpetakan secara baik,” jelasnya.

Maman sebelumnya mengatakan ada sejumlah kriteria UMKM yang utangnya dapat dihapus, di antarnya yang terkena bencana alam. Kemudian, total utang UMKM yang bersangkutan tidak lebih dari Rp 300 juta untuk pelaku perorangan, dan Rp 500 juta untuk pelaku institusi.

Total utang UMKM ini dijelaskannya sudah termasuk utang pokok dan bunga pinjaman.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menghapus utang macet di masa lalu UMKM, petani dan nelayan di Indonesia. Kebijakan itu tertuang dalam PP Nomor 47 Tahun 2024 yang diteken pada 5 November lalu.

Prabowo menyebut keputusan itu ia ambil usai mendengar banyak aspirasi dari kelompok tani hingga UMKM. Ia berharap kebijakan itu dapat membantu rakyat, khususnya produsen yang bekerja di bidang pertanian UMKM dan nelayan yang merupakan produsen pangan. (cnn,tb)

Share:

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment