Nasional

Diwawancari 7 Jurnalis Media Berbeda, Prabowo : Semoga menjadi informasi yang utuh

Tim Redaksi, newsreal.id
Senin, 7 April 2025 06:49 WIB
Diwawancari 7 Jurnalis Media Berbeda, Prabowo : Semoga menjadi informasi yang utuh
NEWSREAL.ID - Presiden Prabowo Subianto bertemu perwakilan media di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). (Dok. Instagram Prabowo

JAKARTA,newsreal.id – Sebuah momen istimewa dibagikan ke publik oleh Presiden Prabowo di media sosial, berupa pertemuan dengan tujuh pemimpin redaksi media nasional.

Pertemuan yang digelar pada Minggu (6/4)bertempat di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan wawancara bersama 7 Jurnalis dari 7 grup media yang ada di tanah air,” terang PresideP di akun instagram Prabowo Subianto.

Baca : Pelni Prediksi Puncak Arus Balik 7 April

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan dalam wawancara hari ini, semoga jawaban dan penjelasan yang saya berikan dapat diterima dan menjadi informasi yang utuh dan jelas bagi masyarakat semua,” imbuhnya.

Para pemimpin redaksi itu di antaranya, Pemred Detikcom Alfito Deannova Gintings, Pemred tvOne Lalu Mara Satriawangsa, Pemred IDN Times Uni Lubis, Founder Narasi Najwa Shihab, Pemred Harian Kompas Sutta Dharmasaputra, Pemred SCTV-Indosiar Retno Pinasti, dan News Anchor TVRI Valerina Daniel.

Momen pertemuan ini juga bertepatan setelah Najwa Shihab dan Uni Lubis diterpa isu akan bergabung dengan pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Baca : Kemensos Santuni Korban Tewas Tertimpa Pohon

Isu Strategis

Dalam kesempatan itu, para pemimpin redaksi media nasional membicarakan berbagai isu dengan Presiden Prabowo.

Mulai dari anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga polemik UU TNI. Pertemuan Prabowo dengan para jurnalis senior itu berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Founder Narasi, Najwa Shihab, mengungkapkan pengalamannya melakukan wawancara eksklusif dengan Presiden Prabowo Subianto.

Najwa menyebut momen tersebut berlangsung terbuka dan tanpa batasan pertanyaan.

Baca : Polri Catat 181 Kasus Kecelakaan Lalin

“Jurnalis kan selalu berusaha untuk mendapatkan konfirmasi informasi sumber A1, orang nomor satu. Dan karenanya ketika kemudian saya dilibatkan untuk juga terlibat dalam wawancara bersama enam jurnalis yang lainnya, ini kesempatan yang berharga,” ujar Najwa, Minggu, dikutip dari video YouTube Kompas TV.

Ia menjelaskan, waktu yang diberikan Kepala Negara sangat longgar, yaitu mulai pukul 09.00 pagi hingga hampir pukul 13.00.

Selama sesi wawancara, kata Najwa, para jurnalis diberikan kebebasan penuh untuk mengajukan berbagai pertanyaan, termasuk pertanyaan lanjutan dari jawaban Prabowo.

“Yang menarik adalah sejak awal memang tidak pernah ada batasan mau bertanya apa, silakan saja,” katanya.

Baca : Makin Brutal, Israel Serang Gaza Selatan

Dia mengatakan format wawancara diatur agar para jurnalis menyampaikan satu pertanyaan utama dan satu pertanyaan lanjutan secara bergiliran, dipandu seorang moderator dari TVRI.

Namun, dalam praktiknya, kata Najwa, Presiden Prabowo bersikap terbuka terhadap pertanyaan tambahan.

“Pak Presiden tidak keberatan ketika kita juga mengajukan pertanyaan-pertanyaan follow up yang lain,” katanya.

Najwa juga menyoroti momen ketika dirinya mengangkat isu revisi UU Polri. Meski moderator sempat mencoba menghentikan pertanyaan lanjutan, tapi Prabowo justru mempersilakannya untuk melanjutkan.

“Karena memang saya merasa sayang kesempatannya ketika kita mengonfirmasi isu yang penting dan tidak mendapat jawaban tuntas, padahal yang kita tanyakan langsung orang nomor satu di negeri ini,” ujarnya.

Dia mengatakan isu-isu yang diangkat dalam wawancara tersebut sangat beragam, mulai dari demonstrasi menolak Undang-Undang TNI, minimnya partisipasi publik dalam legislasi, RUU Polri, kondisi perekonomian, hingga kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Najwa menilai format wawancara seperti ini bisa menjadi tradisi baru dalam membuka akses media menuju Presiden Prabowo, dan membuka ruang dialog yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, keragaman media yang dilibatkan di masa depan akan memperluas perspektif yang ditampilkan kepada publik. (bud)

Baca : Luthfi: Semuanya Lancar dan Normal

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan Pimpinan PT...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment