
JAKARTA,newsreal.id – Ketua Umum Gerakan Selamatkan Negeri (GSN), Diah Warih Anjari menyatakan, langkah tegas dan strategis dalam pemberantasan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di Indonesia yang saat ini dikampanyekan Pemerintahan Prabowo menjadi upaya tepat dalam menghadapi kondisi finansial dalam negeri bangsa ini.
Diah Warih Anjari optimistis seluruh rakyat Indonesia akan memberikan dukungan atas kebijakan yang diambil pemerintah dalam hal penegakan hukum khususnya dalam kasus KKN.
Baca : 1,09 Juta UMKM Dapat Fasilitas Penghapusan Utang
Ditemui di sebuah kafe di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2024) pagi, Ketum GSN ini mengungkapkan, Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih dalam Pilpres 2024 bakal mendapatkan dukungan maksimal rakyat Indonesia. Sehingga, tatkala presiden ke-8 ini menyuarakan dengan lantang dalam hal pemberantasan KKN di Indonesia pasti rakyat mendukungnya.
“Saya sangat optimistis rakyat Indonesia akan memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto yang akan memberantas kasus KKN yang ada di Indonesia. Walaupun apa yang disampaikan dalam pidato beliau masih terkesan soft (lunak-red),” tegas Diwa sapaan Diah Warih Anjari.
Diwa yang juga Ketum G-Nesia mewanti-wanti kepada pihak-pihak yang secara langsung disinggung kepala negara itu agar segera insaf, memperbaiki diri dan kembali kepada NKRI. Karena Prabowo tidak akan bermain-main dan mengambil sikap tegas atas hal itu.
Baca : Rusia Tuding Ukraina di Balik Pembunuhan Igor Kirillov
Karakter Bijaksana
Diwa yang juga pendukung Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 ini menegaskan, pidato Presiden Prabowo Subianto pada Pertemuan dengan Mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar Kairo, di Al-Azhar Convention Center, Kairo, Mesir, Rabu, 18 Desember 2024 mendapatkan sambutan antusiasme dari dalam dan luar negeri. Bahkan, pidato itu merupakan pernyatakan kesekian kali Prabowo yang dikenal vokal tanpa tedeng aling-aling.
“Ibaratnya sebagai kepala negara, Pak Prabowo tegas dan berani, apalagi hal ini menyangkut harga diri bangsa, kedaulatan bangsa, termasuk nasib seluruh rakyat Indonesia. Sebagai mantan komandan tentara tentu saja, beliau akan tegas dalam memberikan sikap secara objektif,” imbuh aktivis sosial ini.
Baca : Belanda Pulangkan Artefak Milik Kerajaan Mataram Karangasem
Diwa juga menyoroti bentuk konkrit kenegarawanan dan karakter bijak pada diri Prabowo Subianto. Dalam pidatonya Presiden Prabowo memberikan kesempatan kepada koruptor untuk bertobat. Ia pun memberikan maaf kepada pencuri uang rakyat, apabila mengembalikan uang curian tersebut.
“Kalau kau kembalikan yang kau curi, ya mungkin kita maafkan. Tapi kembalikan dong. Nanti kita beri kesempatan cara mengembalikannya, bisa diam-diam supaya enggak ketahuan. Mengembalikan loh ya, tapi kembalikan,” tutur Prabowo dikutip dari laman setkab.go.id.
Baca : Kota Semarang Tertinggi, Kabupaten Banjarnegara Terendah
Prabowo bahkan mengajak pihak-pihak yang menggunakan fasilitas negara untuk membayar kewajiban dan mentaati hukum. Serta mengajak aparat-aparat agar setia kepada bangsa, negara, dan rakyat, jika tidak ingin berhadapan dengan pemerintahanya. Sebab Prabowo yakin seluruh lapisan rakyat mendukungnya.
Kembali lagi Diwa menyatakan keyakinannya atas dukungan rakyat kepada Prabowo dan kabinetnya. “Saya yakin dan percaya, rakyat Indonesia berada di belakang Pak Prabowo. Karena rakyat mencintai beliau dan kebijakan-kebijakannya yang membela rakyat kecil,” terang Diwa.
Baca : Tol Klaten-Prambanan Dibuka Gratis
Pihaknya lewat GSN, Ormas G-Nesia juga siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam upaya pemberantasan KKN. Menurutnya, GSN sering melaporkan langsung ke aparat penegak hukum terkait kasus KKN baik lokal maupun nasional, salah satunya dugaan korupsi di kampus UNS Solo. “Sebagai elemen bangsa kita juga siap mendukung Presiden Prabowo dalam hal pemberantasan KKN di NKRI ini,” pungkasnya. (win)
Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...
Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...
Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...
243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...
Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...
Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...
Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...
Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....
Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng
JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....