
- Saat Shalat Ied di Alun-alun Pemalang
PEMALANG- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyerahkan berbagai bantuan untuk warga Pemalang di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jateng, Sabtu (5/4), termasuk santunan untuk korban tewas tertimpa pohon saat Shalat Ied.
Total bantuan yang diserahkan senilai Rp 426 juta meliputi santunan bagi 22 korban jamaah Shalat Idulfitri yang tertimpa pohon, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi 23 penerima manfaat, dan buffer stock lumbung sosial Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyampaikan belasungkawa kepada ahli waris korban meninggal dunia dan korban yang terluka akibat tertimpa pohon rubuh. “Saya sekali lagi ingin berbelasungkawa, mengucapkan duka yang dalam atas musibah yang terjadi pada saat ibadah Shalat Idulfitri 1446 Hijriah di Alun-alun Pemalang,” ucap Mensos Saifullah Yusuf melalui keterangan di Jakarta, Minggu (6/4).
Kementerian Sosial (Kemensos), lanjutnya, hadir bukan hanya memberikan santunan, tetapi juga memberikan dukungan untuk ahli waris dan korban bencana. Adapun dukungan tersebut diberikan dalam bentuk Atensi berupa bantuan pemenuhan hidup layak dan bantuan kewirausahaan. “Mereka yang terkena bencana akan kami bantu untuk merintis usaha,” ujar Mensos.
Pada kesempatan itu Mensos juga menyerahkan secara simbolis bantuan pemenuhan hidup layak bagi ahli waris dan korban serta bantuan kewirausahaan senilai Rp 2.428.410. Total seluruh bantuan Atensi tersebut senilai total Rp 15.949.910.
Dalam hal mitigasi bencana, Kemensos mengambil peran baik dalam evakuasi, penyediaan shelter dan logistik serta rehabilitasi. Untuk menunjang persediaan shelter dan logistik di Kabupaten Pemalang, Mensos juga menyerahkanstok cadangan lumbung sosial senilai Rp 274.284.250.
Stok cadangan tersebut berupa dua penjernih air, 600 paket makanan siap saji, 140 lembar kasur, 50 lembar selimut, 20 lebar tenda gulung, 70 paket family kit, 160 paket kids ware, dan tenda keluarga portabel.
Apresiasi Bupati
Bupati Pemalang Anom Widyantoro menyambut baik dan mengapresiasi aksi nyata Kemensos membantu warganya baik dalam bentuk bantuan dan peningkatan mitigasi bencana di Kabupaten Pemalang.
“Atas nama Pemkab Pemalang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Mensos Saifullah Yusuf. Saya ingin mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan yang diberikan kepada seluruh korban dan seluruh keluarga,” ucapnya.
Diketahui pada Senin (31/3) lalu sebuah pohon rubuh dan menimpa sebagian warga yang hendak menjalankan Shalat Idulfitri di Alun-alun Pemalang. Akibatnya empat orang meninggal dunia, 11 orang luka berat, dan 7 orang warga menderita luka ringan. (Ant,tb)
Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga
SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...
Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan
DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...
Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar
JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...
Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara
JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...
Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini
SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...
Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas
INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...
Perkuat Pendidikan Inklusif, Pemerintah Percepat Revitalisasi SLB hingga Digitalisasi Pembelajaran
KENDAL, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut menjadi bagian...
4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...
KPK Bergerak di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Terjaring OTT
SOLO,NEWSREAL.id– Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026). Namun demikian, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif dan belum...
Bupati Kendal Tegaskan Keterbukaan Informasi Wajib Jadi Budaya di Seluruh Sekolah Dasar
KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan melalui penguatan budaya keterbukaan informasi di lingkungan sekolah dasar. Bupati Kendal Dyah...