Politik

Golkar Sepakat Pilkada Lewat DPRD, Dukung Usulan Cak Imin

Tim Redaksi, Admin
Senin, 28 Juli 2025 18:27 WIB
Golkar Sepakat Pilkada Lewat DPRD, Dukung Usulan Cak Imin
NEWSREAL.ID - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD kembali mengemuka. Setelah diusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, kini giliran Partai Golkar menyatakan dukungan terhadap model pemilihan tak langsung tersebut.

Fraksi Partai Golkar di DPR RI menyatakan dukungannya terhadap usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) agar pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui DPRD. Dukungan tersebut disampaikan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, Senin (28/7).

Menurut Irawan, gagasan tersebut layak dikonkritkan dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang Pemerintahan Daerah, maupun melalui RUU Omnibus Law Politik.

“Semoga gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD bisa segera dikonkritkan melalui pembahasan rancangan undang-undang pemilu, partai politik, pemerintahan daerah, dan RUU lainnya yang terkait,” ujar Irawan.

Ia menyebut, usulan ini bukan hal baru. Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia pernah menyampaikan hal serupa satu tahun sebelumnya. Presiden Prabowo Subianto, menurut Irawan, juga telah menunjukkan kesepahaman akan perlunya evaluasi sistem demokrasi pemilu Indonesia.

Soal konstitusionalitas, Irawan menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyatakan baik pemilihan langsung maupun lewat DPRD sama-sama sah secara hukum.

“Isu konstitusionalisme telah selesai ketika MK memberikan tafsir bahwa pemilihan secara langsung oleh rakyat atau melalui wakilnya di DPRD sama-sama konstitusional dan demokratis,” tegasnya.

Lebih Efisien

Lebih lanjut, Irawan menyatakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD lebih efisien, terutama untuk pemilihan gubernur. Sebab menurutnya, gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.

Namun, untuk bupati dan wali kota, ia mengusulkan penerapan sistem pemilihan asimetris, tergantung pada indeks pembangunan manusia (IPM) daerah tersebut.

“Jika daerah memiliki IPM tinggi, pemilihan langsung bisa tetap dilakukan. Jika tidak, lebih baik melalui DPRD. Prinsipnya harus demokratis, akuntabel, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Irawan juga menekankan perlunya kajian mendalam terhadap usulan ini agar keputusan yang diambil berbasis pertimbangan konstitusional dan kondisi riil di lapangan. Ia mengingatkan bahwa beberapa wilayah sudah menerapkan model penunjukan, seperti Jakarta dan otorita IKN.

Sebelumnya, dalam pidato Harlah PKB ke-27 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (23/7) malam, Cak Imin menyampaikan secara terbuka usulan agar pilkada tidak lagi digelar secara langsung. Menurutnya, sudah saatnya sistem tersebut dievaluasi secara menyeluruh.

“Kami telah menyampaikan kepada Presiden langsung, saatnya pemilihan kepala daerah dievaluasi total. Kalau tidak ditunjuk pusat, maksimal dipilih DPRD di seluruh Tanah Air,” tegasnya. Usulan ini sontak menuai pro dan kontra, namun perlahan mulai mendapat dukungan dari sejumlah pihak politik. (ct)

Berita Terbaru

Berdiskusi dengan Duta Mario Ignacio, Stafsus Menag Gugun Gumilar Perkuat Hubungan Indonesia-Chili

JAKARTA,NEWSREAL.id – Hubungan Indonesia–Chili semakin dipererat secara harmonis. Sebuah pertemuan hangat dan akrab berlangsung antara Mario Ignacio Artaza Loyola, Duta Besar Chili untuk Indonesia, ASEAN,...

Serangan Terstruktur dan Masiv Diarahkan ke Prabowo, Ini Kata Pengamat Intelejen

Serangan kepada Prabowo Subianto dilihat di berbagai platform digital seperti Facebook, X, YouTube, Instagram, hingga Threads. Pemerintah diminta waspada terhadap serangan modern ini. Amir Hamzah menyebut operasi semacam itu dikenal sebagai psychological operation atau psyops digital.

Keterwakilan Perempuan Minimal 30 Persen! Ormas G-Nesia : Keputusan MK Wajib Didukung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Mahkamah Konstitusi menyatakan partai politik dapat digugurkan atau tidak diikutsertakan dalam pemilu di daerah pemilihan tertentu apabila tidak memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30...

Kurban Presiden Pakai APBN, Stafsus Menang :Sah Secara Agama dan Hukum Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Program bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan viral di medsos belakangan ini, bukan sesuatu...

Danantara Disorot, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

JAKARTA,NEWSREAL.id – Ketua Umum Relawan Pemenangan Prabowo– Gibran saat Pilpres 2024 Logis 08, Anshar Ilo menyoroti belum terlihatnya perkembangan yang signifikan terkait realisasi proyek Perkampungan...

Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo

JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB ) Jaya merayakan ulang tahun ke-15 nya, Minggu (10/5/2026). Puncak peringatan milad ormas terbesar di Indonesia ini...

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Leave a comment