
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD kembali mengemuka. Setelah diusulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, kini giliran Partai Golkar menyatakan dukungan terhadap model pemilihan tak langsung tersebut.
Fraksi Partai Golkar di DPR RI menyatakan dukungannya terhadap usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) agar pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui DPRD. Dukungan tersebut disampaikan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, Senin (28/7).
Menurut Irawan, gagasan tersebut layak dikonkritkan dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang Pemerintahan Daerah, maupun melalui RUU Omnibus Law Politik.
“Semoga gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD bisa segera dikonkritkan melalui pembahasan rancangan undang-undang pemilu, partai politik, pemerintahan daerah, dan RUU lainnya yang terkait,” ujar Irawan.
Ia menyebut, usulan ini bukan hal baru. Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia pernah menyampaikan hal serupa satu tahun sebelumnya. Presiden Prabowo Subianto, menurut Irawan, juga telah menunjukkan kesepahaman akan perlunya evaluasi sistem demokrasi pemilu Indonesia.
Soal konstitusionalitas, Irawan menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyatakan baik pemilihan langsung maupun lewat DPRD sama-sama sah secara hukum.
“Isu konstitusionalisme telah selesai ketika MK memberikan tafsir bahwa pemilihan secara langsung oleh rakyat atau melalui wakilnya di DPRD sama-sama konstitusional dan demokratis,” tegasnya.
Lebih Efisien
Lebih lanjut, Irawan menyatakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD lebih efisien, terutama untuk pemilihan gubernur. Sebab menurutnya, gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.
Namun, untuk bupati dan wali kota, ia mengusulkan penerapan sistem pemilihan asimetris, tergantung pada indeks pembangunan manusia (IPM) daerah tersebut.
“Jika daerah memiliki IPM tinggi, pemilihan langsung bisa tetap dilakukan. Jika tidak, lebih baik melalui DPRD. Prinsipnya harus demokratis, akuntabel, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Irawan juga menekankan perlunya kajian mendalam terhadap usulan ini agar keputusan yang diambil berbasis pertimbangan konstitusional dan kondisi riil di lapangan. Ia mengingatkan bahwa beberapa wilayah sudah menerapkan model penunjukan, seperti Jakarta dan otorita IKN.
Sebelumnya, dalam pidato Harlah PKB ke-27 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (23/7) malam, Cak Imin menyampaikan secara terbuka usulan agar pilkada tidak lagi digelar secara langsung. Menurutnya, sudah saatnya sistem tersebut dievaluasi secara menyeluruh.
“Kami telah menyampaikan kepada Presiden langsung, saatnya pemilihan kepala daerah dievaluasi total. Kalau tidak ditunjuk pusat, maksimal dipilih DPRD di seluruh Tanah Air,” tegasnya. Usulan ini sontak menuai pro dan kontra, namun perlahan mulai mendapat dukungan dari sejumlah pihak politik. (ct)
Bahlil: Golkar Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Konsolidasi politik koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kian menguat. Partai Golkar memastikan sikapnya tidak abu-abu dengan menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran...
Dari Gedung DPR, Muzani Lempar Sinyal Kuat: Prabowo Lanjut Dua Periode
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kompleks DPR RI tak sekadar seremoni. Dari panggung syukuran, wacana keberlanjutan kepemimpinan nasional menguat...
Ambang Batas Parlemen Mau Dihapus? DPR Pecah Suara
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana menghapus ambang batas parlemen bikin suasana DPR kembali panas. Saat revisi UU Pemilu masuk Prolegnas 2026, sikap partai-partai politik di Senayan ternyata...
Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...
PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...
Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...
Isu Reshuffle Mengemuka, Golkar Serahkan Nasib Kader di Kabinet ke Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau...
Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...
PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...
Rahayu Saraswati Patuhi Putusan MKD, Tetap Jalani Tugas Legislator
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik pengunduran diri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berakhir setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengambil keputusan. Legislator Gerindra itu...
DPR Pastikan Perhatikan Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU Pemilu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan tetap memperhatikan partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang mulai digodok...
Soal OTT Sudewo, Gerindra Jateng Pilih Tunggu KPK
NEWSREAL.ID, JAKARTA- DPD Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya buka suara terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai...

