
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara kunci dalam perlindungan hutan tropis dunia. Melalui keikutsertaan aktif di Tropical Forest Forever Facility (TFFF), pemerintah Indonesia bukan hanya bergabung dalam inisiatif global itu, tetapi juga berkomitmen untuk menyumbang investasi sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun, setara dengan kontribusi Brasil sebagai negara penggagas.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri United for Wildlife Global Summit dan Pertemuan Tingkat Tinggi Menteri di Rio de Janeiro, Brasil, Selasa (4/11).
“Ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto kepada dunia bahwa Indonesia akan selalu bekerja sama secara multilateral untuk melindungi bumi kita,” ujar Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/11).
Menurut Raja Antoni, keputusan Presiden Prabowo untuk ikut berinvestasi dalam TFFF adalah langkah berani dan strategis, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara utama penjaga paru-paru dunia.
Diplomasi Internasional
“Kita bukan hanya memiliki hutan tropis terbesar, tapi juga aktif mencari mekanisme global untuk melindunginya,” katanya. Ia menambahkan, komitmen Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo menunjukkan wibawa dan kredibilitas diplomasi lingkungan di tingkat internasional. Pemerintah dinilai tak lagi sekadar “penjaga hutan”, tapi juga mitra strategis dalam desain solusi global menghadapi krisis iklim.
Tropical Forest Forever Facility (TFFF) sendiri merupakan inisiatif pendanaan global yang digagas oleh Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, dengan tujuan melindungi hutan tropis di lebih dari 70 negara.
Dalam forum pra-COP30 di Belem, Lula mengumumkan investasi awal senilai 1 miliar dolar AS dari Brasil menjadikannya negara pertama yang menyuntik dana ke fasilitas tersebut.
Skema TFFF dirancang agar dana tidak hanya disalurkan kepada pemerintah, tetapi juga langsung kepada masyarakat adat dan komunitas lokal yang hidup berdampingan dengan hutan.
Raja Antoni menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia di TFFF merupakan bukti nyata dari implementasi komitmen Paris Agreement serta kebijakan nasional dalam mitigasi perubahan iklim.
“Kita bicara sejajar dengan negara maju, menunjukkan bahwa negara berkembang pun bisa memimpin dalam solusi global,” ujarnya. Dengan langkah ini, Indonesia menunjukkan bahwa perlindungan hutan bukan sekadar retorika diplomatik, tetapi strategi konkret membangun keadilan iklim dan ekonomi hijau dunia. (ct)
Doa Lintas Agama Perkuat Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA,NEWSREAL.id – Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada...
Kunjungi Umat Buddha di Lampung, Staf Khusus Menag RI Tegaskan Kerukunan Jadi Fondasi Visi Presiden Prabowo
LAMPUNG,NEWSREAL.id – Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar melakukan kunjungan silaturahmi ke Amurwa Bhumi Graha Temple, Lampung. Kunjungan ini sebagai bagian dari penguatan...
Gugun Gumilar Dukung Pendidikan Agama Hindu yang Inovatif dan Berakar pada Nilai Kerukunan
JAKARTA,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, menghadiri peluncuran Program Studi Magister Pendidikan Agama Hindu (PAH) STAH Dharma Nusantara Jakarta, Jumat (24/7). Kehadirannya menjadi...
Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...
Gugun Gumilar Tekankan Kebebasan Beragama dan Beribadah sebagai Hak Konstitusional
BANDUNG,NEWSREAL.id – Stafsus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menggelar pertemuan dengan Jemaat Rumah Doa Methodis Injili Jemaat...
Stafsus Menag terima Patriot Garda Indonesia Hibahkan Koleksi Buku Kristen ke Perpustakaan Masjid Istiqlal
JAKARTA,NEWSREAL.id-Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan memperkaya khazanah literasi lintas iman, PGI (Patriot Garda Indonesia) secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa 181 eksemplar...
Stafsus Menteri Agama : Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
JAKARTA, NEWSREAL.id – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat semangat perubahan, memperluas wawasan, serta menghadirkan kontribusi...
Kunjungi Solo, Ini yang disampaikan Gugun Gumilar
SOLO, NEWSREAL.id – Stafsus Menang Gugun Gumilar mengunjungi Kota Solo, Jumat sore. Tujuan kehadiran Gugun untuk mendengar langsung kondisi lapangan. “Sore hari ini saya tiba...
Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter
JAKARTA,NEWSREAL.id – Tantangan utama dalam proses kembalinya mantan napiter menjadi warga negara karena minimnya pendekatan berbasis keagamaan yang menyentuh akar rumput. Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng...
Perbedaan Sunni – Syiah Bagian Fitrah, Gugun Gumilar : We are brother and sister in Islam. We are Muslim !
JAKARTA,NEWSREAL.id – Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menghadiri Seminar “Al-Qur’an: Kitab Suci Yang Abadi” di...
Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan
SOLO,NEWSREAL.id – Seluruh umat beragama di Indonesia diajak terus mempererat kekompakan untuk merawat dan menjaga persatuan kesatuan bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara...
Pembubaran Ibadah di Bantul DIY, Stafsus Kemenag Siap Turun ke Jogja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), langsung mendapatkan respons. Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar...