Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Pemkot Siap Realisasikan Dana Operasional RT dan PKK

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 13 Maret 2025 13:45 WIB
Pemkot Siap Realisasikan Dana Operasional RT dan PKK
NEWSREAL.ID - SAPA WARGA: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyapa warga saat menghadiri Buka Puasa Bersama di halaman Kantor Kecamatan Gunungpati, kemarin. (Dok: Pemkot Semarang)

SEMARANG- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti kembali menegaskan komitmennya untuk merealisasikan anggaran operasional bagi rukun tetangga (RT) sebesar Rp25 juta per tahun dan dana operasional bagi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Hal itu disampaikan dalam acara Buka Puasa Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dengan masyarakat di halaman Kantor Kecamatan Gunungpati, kemarin,

Dalam sambutannya, Agustina memastikan bahwa janji kampanye terkait bantuan operasional Rp25 juta per RT per tahun segera diwujudkan. “Kemarin dalam rapat TAPD, kami membahas perubahan anggaran agar sesuai dengan visi-misi wali kota terpilih. Artinya, janji kampanye ini benar-benar akan direalisasikan melalui keputusan anggaran perubahan,” ujarnya.

Agustina juga menanggapi keraguan sebagian masyarakat terkait realisasi program ini. “Kalau ada yang masih baru rengeng-rengeng, masih ragu-ragu, atau belum percaya, hari ini saya umumkan secara resmi. Ini pasti akan direalisasikan dengan keputusan anggaran perubahan,” tegasnya.

Selain itu, Agustina merespons pertanyaan warga mengenai operasional ketua dan sekretaris RT yang diharapkan meningkat. Ia menegaskan bahwa Pemkot Semarang akan terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) agar lebih banyak anggaran yang bisa dikembalikan kepada masyarakat.

“Doakan PAD kita bertambah, jadi semakin banyak yang bisa diberikan kembali kepada warga masyarakat,” katanya. Tak hanya untuk RT, Agustina juga menuturkan bahwa PKK di tingkat RT akan mendapatkan tambahan operasional, terutama untuk mendukung program kebersihan kota yang menjadi salah satu prioritas dalam program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang.

“Ibu-ibu PKK kami minta bantuannya untuk program Semarang Bersih. Kalau diminta bantuan, tentu ada biaya operasional. Jadi nanti PKK RT akan mendapat tambahan dana operasional,” tambahnya.

Aspirasi Warga

Selain itu, dalam acara buka puasa tersebut, warga Gunungpati juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan, jembatan, dan saluran air agar bisa seperti di pusat kota.

Agustina menyatakan bahwa Pemerintah Kota Semarang sedang menghitung kebutuhan anggarannya dan berharap infrastruktur di Gunungpati bisa menjadi prioritas tahun ini. “Mudah-mudahan bisa terlaksana tahun ini. Doakan PAD kita banyak, supaya pembangunan juga bisa lebih merata,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota DPRD Kota Semarang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungpati, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gunungpati, Kapolsek Gunungpati, Danramil, serta tokoh masyarakat dan warga Kecamatan Gunungpati. Buka puasa bersama ini merupakan putaran ke lima yang digelar di berbagai kecamatan, bertepatan dengan hari ke-10 Ramadan. (tb)

Share:

Berita Terbaru

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...

Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...

Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...

Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Leave a comment