JAKARTA- Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi berharap Indonesia bisa memiliki satelit navigasi seusai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI direvisi.
“Ya, dengan adanya revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 ini, harapan kami ke sana. Kami juga pengin punya satelit sendiri. Ingin sekali,” kata Kristomei dalam webinar yang disaksikan dari Jakarta, Selasa (25/3).
Dirinya menyampaikan pernyataan tersebut ketika ditanya kemungkinan Indonesia mempunyai satelit navigasi usai penanggulangan ancaman siber menjadi operasi militer selain perang (OMSP) dalam UU TNI yang baru.
“Artinya, dengan sudah diamanatkan bahwa TNI bisa membantu dalam mengatasi ancaman siber, ya harapannya tadi, bahwa kami tidak mau tergantung sama negara lain. Justru pengin semuanya mandiri,” jelasnya.
Walaupun demikian, dia mengatakan bahwa keinginan mempunyai satelit navigasi secara mandiri, atau tidak bergantung pada negara lain, tetap perlu melihat kemampuan negara pada saat ini.
Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa seiring langkah menuju ke arah kemandirian alat utama sistem senjata (alutsista), maka mengupayakan prajurit TNI yang profesional tetap diperlukan.
“Ingat, tentara profesional itu harus well trained, terlatih dengan baik. Kemudian, harus well equipped, alutsistanya harus bagus, senjatanya harus baik, perlengkapannya harus baik. Kita harus melengkapi itu,” katanya.
Tentara Profesional
Selain itu, dia mengatakan bahwa kesejahteraan prajurit TNI perlu diwujudkan seiring dengan mengupayakan tentara yang profesional. Menurut dia, bila langkah-langkah tersebut bisa terpenuhi, maka jati diri prajurit TNI sebagai tentara rakyat hingga tentara profesional bisa tercapai.
“Akan tetapi, kan semua itu tidak hanya pada TNI saja. Itu pada kewenangan tataran pemerintah, yakni bagaimana budgeting, penganggaran pertahanan itu berapa, sehingga bisa dialokasikan buat senjata, satelit, dan sebagainya,” ujarnya.
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI Ke-15 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024–2025 pada Kamis (20/3) menyetujui RUU TNI untuk disahkan menjadi Undang-Undang.
“Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” kata Ketua DPR RI Puan Maharani yang dijawab setuju oleh para peserta rapat.
Membantu dalam upaya menanggulangi ancaman siber menjadi salah satu dari dua OMSP tambahan yang diatur dalam UU TNI yang baru. OMSP tambahan bagi TNI lainnya adalah membantu dalam melindungi dan menyelamatkan warga negara, serta kepentingan nasional di luar negeri. (Ant,tb)
Keren, Pesawat Kepresidenan Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle
MAGELANG,newsreal.id – Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo Subianto mendapat pengawalan udara khusus dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara. Dalam penerbangan tersebut, empat pesawat tempur...
TNI Pastikan Perlindungan Pasukan di Lebanon
NEWSREAL.ID, JAKARTA– TNI menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan personel yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. Hal itu disampaikan Komandan Pusat Misi...
Kapal Perang Rusia Sandar di Tanjung Priok, Sinyal Penguatan Kerja Sama dengan TNI AL
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kehadiran sejumlah kapal perang Rusia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menarik perhatian publik. Kunjungan ini dinilai menjadi sinyal kuat upaya mempererat kerja...
Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi Transparan
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah Indonesia mengecam keras insiden yang menewaskan satu personel TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda di misi perdamaian United Nations Interim Force in...
Panglima TNI Lantik Pangkogabwilhan III Baru dan 57 Perwira Tinggi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Agus Subiyanto melantik sejumlah perwira tinggi (Pati) TNI untuk mengisi jabatan strategis, termasuk Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III dan Kepala Staf...
Kabais TNI Mundur Usai Kasus Air Keras Aktivis, TNI Janji Bersih-bersih Internal
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Yudi Abrimantyo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas aksi penyiraman...
Misi 44 Hari Rampung! KRI Prabu Siliwangi-321 Sandar di Tanjung Priok
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah menempuh pelayaran panjang lintas samudra selama lebih dari satu bulan, kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, akhirnya resmi...
Kemhan-TNI Terapkan Penghematan BBM dan Atur Operasional Alutsista
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan serangkaian langkah penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik...
Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Pasukan Siaga 1
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memerintahkan seluruh jajaran TNI meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi Siaga 1 sebagai langkah antisipasi terhadap dampak...
100 Prajurit TNI AL Dikirim ke Italia, Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 100 prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan diberangkatkan ke Italia untuk menjalani pelatihan sebagai calon awak kapal induk Giuseppe...
Tiga Jet Rafale Dijadwalkan Tiba di RI Pertengahan Tahun
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kekuatan udara Indonesia bakal kembali bertambah. Kementerian Pertahanan memastikan tiga unit pesawat tempur Dassault Rafale akan tiba lagi dari Prancis pada pertengahan 2026. Kepala...
Ini Spesifikasi dan Kemampuan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia segera menambah kekuatan alutsista laut dengan hadirnya kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan dihibahkan Pemerintah Italia. Saat ini, proses administrasi dan negosiasi...


