Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Bill Gates: Pendidikan dan Kesehatan Tentukan Masa Depan Bangsa

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 8 Mei 2025 02:46 WIB
Bill Gates: Pendidikan dan Kesehatan Tentukan Masa Depan Bangsa
NEWSREAL.ID - KUNJUNGAN BILL GATES: Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates, dalam pertemuan resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, (7/5). (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA- Pendiri Microsoft dan tokoh filantropi dunia Bill Gates menilai ada dua hal yang menentukan masa depan suatu bangsa, termasuk Indonesia, yaitu keberhasilan pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Oleh karena itu, Bill Gates berpendapat pemerintah Indonesia harus memusatkan perhatiannya untuk dua sektor krusial tersebut. “Menurut saya, ada dua hal yang membantu masa depan negara Anda (Indonesia-Red), yaitu pendidikan dan kesehatan, dan keduanya berjalan beriringan,” kata Bill Gates menjawab pertanyaan Arini Saraswati Subianto, Presiden Direktur Persada Capital Investama dan salah satu filantropi yang diundang oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu dengan Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5).

Bill Gates melanjutkan manakala anak-anak tumbuh sehat dan mendapatkan nutrisi serta gizi yang baik, maka akan lebih banyak anak-anak yang menerima pendidikan dengan lebih baik di sekolah. Jika banyak anak tumbuh terdidik, maka kondisi itu juga akan berkontribusi kepada kemampuan mereka untuk berkontribusi kepada perekonomian.

Bill Gates menyebut korelasi antara pendidikan dan kesehatan membentuk siklus yang baik (virtuous cycle) pada anak-anak yang nantinya menjadi generasi penerus untuk masa depan Indonesia. “Jika melihat data dan statistik di kawasan ini, ada dua contoh yang baik, yaitu Singapura dan Vietnam,” sambung Bill Gates.

Singapura Maju

Singapura, salah satu negara dengan pendapatan tertinggi di kawasan bahkan dunia, memiliki capaian bidang pendidikan yang juga terbaik di dunia. Sementara itu, Vietnam, Bill Gates melanjutkan, dapat melesat menjadi salah satu negara dengan pendapatan tinggi di kawasan, bukan karena teknologi, tetapi karena pendidikan.

“Vietnam, jika melihat tingkat pendapatannya, salah satu yang terbaik di dunia. Namun, itu bukan karena penggunaan teknologi. Saya sangat yakin mereka bisa berhasil karena sekolah-sekolah dan kampus memiliki akses pembelajaran yang baik, mereka memiliki akses kepada alat-alat belajar dan mengajar yang baik,” kata Bill Gates.

Dia kemudian melanjutkan faktor-faktor kunci yang menentukan keberhasilan dua negara itu, antara lain mereka melatih guru-guru dengan baik, dan mereka punya ekspektasi yang tinggi kepada para guru.

Bill Gates kemudian mencontohkan India, yang menurut dia mulai fokus membenahi sektor pendidikan dalam beberapa tahun terakhir. “India dulu tidak begitu serius memperhatikan sektor pendidikannya, karena memang saat itu tidak begitu menjadi sorotan. Namun dalam lima tahun terakhir, mereka mengadopsi praktik-praktik baru, termasuk pembelajaran struktural yang membawa perubahan yang baik, khususnya di tingkat terbawah,” kata Bill Gates. Dia melanjutkan India juga menciptakan banyak kompetisi antarnegara bagiannya, sehingga setiap negara bagian berusaha untuk menjadi yang terbaik.

Bill Gates menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Rabu pagi, dan keduanya berdiskusi di ruang kerja Presiden bersama beberapa menteri Kabinet Merah Putih.

Selepas itu, Presiden Prabowo mempertemukan Bill Gates dengan sejumlah konglomerat dan filantropi Indonesia, di antaranya Chairul Tanjung, Haji Abdul Rasyid, Garibaldi Thohir, Hashim Djojohadikusumo, dan Prajogo Pangestu. Ada pula Arsjad Rasjid, Tomy Winata, James Riady, Anthony Salim, Dato’ Sri Tahir, Arini Saraswati Subianto, Wisnu Wardhana, dan Haji Isam.

Dalam pertemuannya dengan para taipan Indonesia, Bill Gates menjawab dua pertanyaan dari Hashim Djojohadikusumo, yang juga adik Presiden Prabowo, mengenai energi nuklir, kemudian dari Arini mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan kontribusi swasta untuk memajukan sektor pendidikan. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...

Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...

Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...

Nusron Beberkan Sikap Prabowo soal BoP: Pilih Jalur Diplomasi, Belum Bicara Keluar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan terkait keanggotaan Indonesia dalam forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP)....

Jusuf Kalla: Indonesia Jangan Netral, Harus Berpihak pada Negara yang Diserang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menilai Indonesia tidak seharusnya bersikap netral dalam konflik internasional ketika ada negara yang diserang. Ia...

ICMI Usul Indonesia ‘Pause’ Keanggotaan BoP Usai Serangan AS-Israel ke Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyarankan pemerintah Indonesia menangguhkan sementara kewajiban keanggotaan dalam Board of Peace (BoP) menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah...

KP2MI Pantau Ketat Nasib Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Memanasnya konflik di Timur Tengah membuat pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kini memantau kondisi para pekerja migran Indonesia...

Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan 10 ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengoperasian sementara sejumlah ruas tol tersebut diharapkan...

Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini berpotensi memicu dampak berantai di berbagai sektor, mulai dari pertanian, cadangan air,...

Leave a comment