
NEWSREAL.ID, JAKARTA – Greenpeace Indonesia menggugat keterlibatan Amerika Serikat dalam genosida brutal yang terus terjadi di Gaza. Dalam aksi protes yang digelar Kamis (19/6) di depan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Greenpeace menyebut langsung Amerika sebagai pemain kunci yang memungkinkan Israel terus membantai warga sipil Palestina.
Aksi bertajuk “Stop Genocide, Peace Now” itu bukan sekadar simbolis. Greenpeace dengan tegas menyuarakan kemarahan atas kekejaman yang berlangsung di Gaza, yang menurut mereka, tak lepas dari restu politik, militer, dan diplomatik dari Washington.
“Amerika tak bisa cuci tangan. Dukungan mereka memungkinkan mesin perang Israel terus bekerja—dan warga sipil, termasuk anak-anak, menjadi korban paling tragis,” kata Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak dengan nada geram.
Leonard menyebutkan, aksi ini adalah bagian dari gelombang kemarahan global terhadap pembiaran kekerasan sistematis yang dilakukan Israel, dengan sponsor utama dari AS.
“Ini bukan sekadar konflik. Ini genosida yang terang-terangan. Dan diamnya dunia, terutama aktor besar seperti AS, adalah bentuk keterlibatan aktif,” ujarnya lantang.
Greenpeace juga mendesak dibukanya akses kemanusiaan penuh ke Gaza, yang saat ini terisolasi dan diambang bencana kelaparan massal. Mereka menuding Israel bukan hanya membunuh lewat bom, tetapi juga dengan memblokade bantuan hidup dasar.
Data yang dibawa Greenpeace menyayat nurani: lebih dari 55.000 orang tewas, hampir 130.000 luka-luka, dan 90 persen penduduk Gaza terusir dari rumah mereka. Lebih dari 500.000 orang menghadapi kelaparan akut.
Sikap Indonesia
“Apa lagi yang dibutuhkan dunia untuk mengakui bahwa ini adalah tragedi kemanusiaan terbesar abad ini?” tanya Leonard. Tak hanya mengarah ke AS, Greenpeace juga menantang sikap pemerintah Indonesia agar tak hanya mengecam, tapi aktif mendorong tekanan internasional.
“Indonesia harus bicara lebih keras. Di G7, di G20—dimanapun. Jangan biarkan solidaritas hanya jadi poster dan pernyataan lunak,” tegasnya.
Aksi protes di depan Kedubes AS ini menjadi penanda bahwa publik Indonesia tidak akan tinggal diam melihat pembantaian yang disponsori kekuatan besar dunia. Adapun tuntutan yang diserukan antara lain, “Greenpeace menuntut: “setop dukung Israel”, “buka blokade Gaza”, dan “hentikan genosida sekarang juga!”. (ct)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Next Indonesia: Perluasan Jargas dan Reformasi Subsidi Kunci Pembengkakan Subsidi...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...