Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Greenpeace Desak AS Hentikan Genosida Israel di Gaza

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 19 Juni 2025 15:14 WIB
Greenpeace Desak AS Hentikan Genosida Israel di Gaza
NEWSREAL.ID - GENOSIDA ISRAEL: Akis Greenpeace Indonesia di Kebudes AS Jakarta yang mendesak negara adidaya tersebut menghentikan dukungan terhadap aksi genosida Israel di Palestina. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA – Greenpeace Indonesia menggugat keterlibatan Amerika Serikat dalam genosida brutal yang terus terjadi di Gaza. Dalam aksi protes yang digelar Kamis (19/6) di depan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Greenpeace menyebut langsung Amerika sebagai pemain kunci yang memungkinkan Israel terus membantai warga sipil Palestina.

Aksi bertajuk “Stop Genocide, Peace Now” itu bukan sekadar simbolis. Greenpeace dengan tegas menyuarakan kemarahan atas kekejaman yang berlangsung di Gaza, yang menurut mereka, tak lepas dari restu politik, militer, dan diplomatik dari Washington.

“Amerika tak bisa cuci tangan. Dukungan mereka memungkinkan mesin perang Israel terus bekerja—dan warga sipil, termasuk anak-anak, menjadi korban paling tragis,” kata Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak dengan nada geram.

Leonard menyebutkan, aksi ini adalah bagian dari gelombang kemarahan global terhadap pembiaran kekerasan sistematis yang dilakukan Israel, dengan sponsor utama dari AS.

“Ini bukan sekadar konflik. Ini genosida yang terang-terangan. Dan diamnya dunia, terutama aktor besar seperti AS, adalah bentuk keterlibatan aktif,” ujarnya lantang.

Greenpeace juga mendesak dibukanya akses kemanusiaan penuh ke Gaza, yang saat ini terisolasi dan diambang bencana kelaparan massal. Mereka menuding Israel bukan hanya membunuh lewat bom, tetapi juga dengan memblokade bantuan hidup dasar.

Data yang dibawa Greenpeace menyayat nurani: lebih dari 55.000 orang tewas, hampir 130.000 luka-luka, dan 90 persen penduduk Gaza terusir dari rumah mereka. Lebih dari 500.000 orang menghadapi kelaparan akut.

Sikap Indonesia

“Apa lagi yang dibutuhkan dunia untuk mengakui bahwa ini adalah tragedi kemanusiaan terbesar abad ini?” tanya Leonard. Tak hanya mengarah ke AS, Greenpeace juga menantang sikap pemerintah Indonesia agar tak hanya mengecam, tapi aktif mendorong tekanan internasional.

“Indonesia harus bicara lebih keras. Di G7, di G20—dimanapun. Jangan biarkan solidaritas hanya jadi poster dan pernyataan lunak,” tegasnya.

Aksi protes di depan Kedubes AS ini menjadi penanda bahwa publik Indonesia tidak akan tinggal diam melihat pembantaian yang disponsori kekuatan besar dunia. Adapun tuntutan yang diserukan antara lain, “Greenpeace menuntut: “setop dukung Israel”, “buka blokade Gaza”, dan “hentikan genosida sekarang juga!”. (ct)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Leave a comment