Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Trump Isyaratkan Damai, tetapi Ingin Melihat Iran-Israel Bertarung Dulu

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 17 Juni 2025 03:04 WIB
Trump Isyaratkan Damai, tetapi Ingin Melihat Iran-Israel Bertarung Dulu
NEWSREAL.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters)

NEWSREAL, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesediaannya menjadi “juru damai” antara Iran dan Israel. Namun untuk saat ini, dirinya ingin melihat Iran dan Israel “bertarung dulu”.

Komentar itu muncul di tengah konflik terbuka antara kedua negara yang telah berlangsung sejak Jumat (13/6) yang menyebabkan lebih dari 200 korban jiwa dan eskalasi militer di kawasan Teluk.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut di Gedung Putih menjelang keberangkatan menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Kanada. Dia menyampaikan bahwa kini adalah “waktunya untuk kesepakatan”, namun menambahkan bahwa “kadang-kadang mereka (Iran dan Israel) harus bertengkar terlebih dahulu.”

Pernyataan tersebut memicu kritik dari sejumlah pengamat kebijakan luar negeri, karena menggambarkan pendekatan ambigu Amerika Serikat dalam menyikapi konflik Iran-Israel yang kian meluas.

Sejak Jumat pekan lalu, Israel telah melancarkan serangan udara ke berbagai fasilitas militer di Iran, termasuk pangkalan udara dekat Isfahan dan situs pengolahan nuklir di Natanz. Iran membalas dengan peluncuran rudal balistik jarak menengah yang mengenai wilayah perbatasan Israel, meski sebagian besar dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome.

Hingga Senin (16/6), sedikitnya 217 orang dilaporkan tewas, dengan lebih dari 600 lainnya terluka di kedua pihak, menurut laporan Human Rights Watch dan pantauan media internasional. Trump, meski membantah keterlibatan langsung AS dalam serangan udara, tetap memberikan peringatan keras kepada Iran.

Dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, ia menyatakan bahwa setiap serangan ke fasilitas AS akan dibalas “dengan kekuatan penuh”. “Jika kami diserang dalam berbagai cara oleh Iran, mereka akan menyaksikan pembalasan dengan kekuatan penuh dari Angkatan Bersenjata AS yang belum pernah mereka lihat sebelumnya,” tulis Trump.

Konflik Regional

Di sisi lain, dua pejabat tinggi AS yang dikutip oleh Reuters menyebut bahwa Trump telah memveto rencana Israel yang ingin menghabisi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Langkah itu dianggap terlalu ekstrem dan bisa menyeret AS lebih jauh dalam konflik yang berpotensi regional.

Sikap ini menunjukkan kontradiksi sikap AS yang mencoba menahan eskalasi lewat veto terhadap Israel, tetapi pada saat yang sama membiarkan konflik terbuka berlanjut, bahkan menyiratkan bahwa pertikaian bisa membawa hasil diplomatik.

Para analis menilai pendekatan Trump mencerminkan pola khas kebijakan luar negerinya: memberi ruang manuver luas, bahkan terhadap konflik bersenjata, sembari tetap memproyeksikan kekuatan militer sebagai alat negosiasi. “Trump menganggap tekanan maksimal adalah bagian dari proses menuju kesepakatan,” ujar Michael Hanna, peneliti senior di International Crisis Group.

Sementara itu, Gedung Putih belum mengumumkan rencana konkret untuk menengahi konflik Iran-Israel, meskipun sejumlah negara G7 termasuk Prancis dan Jerman mendorong AS untuk memainkan peran aktif dalam deeskalasi.

Konflik ini juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global, terutama harga minyak. Sejak Jumat lalu, harga minyak mentah Brent melonjak dari 83 dollar AS ke 89 dollar AS per barel, tertinggi sejak awal tahun. (cnnind,tb)

Berita Terbaru

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied

NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...

Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...

Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak

NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...

AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...

Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...

Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

Leave a comment