Ekonomi Bisnis

Apindo Desak Pemerintah Buka Lapangan Kerja Baru

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 31 Juli 2025 02:41 WIB
Apindo Desak Pemerintah Buka Lapangan Kerja Baru
NEWSREAL.ID - Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Bob Azam. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai penciptaan lapangan kerja baru merupakan langkah kunci untuk menekan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kian marak terjadi di berbagai sektor.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, mengatakan bahwa isu PHK tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga menjadi tren global. Namun yang terpenting saat ini, kata Bob, adalah bagaimana mengembalikan korban PHK ke dunia kerja secepat mungkin.

“PHK ada di mana-mana, tapi yang sering terlupakan adalah bagaimana menciptakan pekerjaan baru setelah PHK terjadi. Kita ribut soal PHK-nya, tapi lupa soal solusinya,” ujar Bob saat ditemui di Jakarta, Rabu (30/7).

Menurut Bob, untuk setiap sepuluh orang yang terdampak PHK, seharusnya pemerintah dan sektor swasta mampu membuka setidaknya 15 peluang kerja baru. Hal ini penting agar ekonomi tetap bergerak dan angka pengangguran tidak melonjak.

Ia juga mendorong pemerintah agar jeli dalam memilih sektor-sektor yang layak mendapat insentif atau relaksasi. Sektor-sektor tersebut, kata Bob, harus memiliki elastisitas tinggi terhadap daya beli masyarakat, sehingga mampu mendorong konsumsi dan membuka peluang kerja.

Revenue Besar

“Pilih sektor yang kalau diberi relaksasi, bisa tingkatkan revenue lebih besar, setidaknya 1,5 kali lipat. Dengan begitu, permintaan naik, produksi naik, dan lapangan kerja tercipta,” jelasnya.

Bob menambahkan, fenomena PHK saat ini merupakan dampak jangka panjang dari krisis akibat pandemi Covid-19. Ia menyebut, banyak negara kini menghadapi tantangan ekonomi karena selama pandemi lebih fokus mencetak uang ketimbang memproduksi barang dan jasa.

“Sekarang ekonomi global mengecil. Kita pernah hanya produksi satu hal: uang. Sekarang saatnya membayar itu semua. Ekonomi sedang menyusut, dan dampaknya terasa ke mana-mana,” katanya.

Sebagai contoh, Bob menyebut tingkat pengangguran usia muda di Tiongkok kini mencapai 20-30 persen. Sementara di Singapura, gelombang PHK melanda sektor perbankan akibat masifnya digitalisasi.

Apindo mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja baru demi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional. (tb)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment