
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut positif kebijakan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Haris menilai, program ini merupakan langkah konkret dalam menjaga daya beli pekerja sekaligus wujud keberpihakan negara terhadap rakyat kecil.
“Kami mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan respons cepat Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Ini bentuk kepedulian terhadap pekerja yang menjadi pilar utama ekonomi nasional,” ujar Haris di Jakarta, kemarin.
BSU 2025 diberikan kepada pekerja dan buruh dengan nominal sebesar Rp600 ribu per orang ini diharapkan dapat menjadi bantalan sosial di tengah pemulihan ekonomi. Menurut Haris, program ini sangat berarti bagi pekerja sektor formal yang terdampak situasi ekonomi global.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada validasi data yang akurat, distribusi yang efisien, dan pengawasan yang ketat agar tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan.
“BSU ini harus benar-benar menjangkau mereka yang berhak. Ini bukan hanya soal bantuan sementara, tetapi juga bagian dari perlindungan yang adil bagi tenaga kerja Indonesia,” tegas legislator asal Dapil I Jawa Tengah (Kota/Kab Semarang, Kendal dan Salatiga) ini.
Pihaknya secara konsisten mendorong kebijakan yang berpihak pada buruh dan pekerja. Fraksinya juga berharap, BSU bisa menjadi pintu masuk menuju sistem perlindungan ketenagakerjaan yang lebih kuat dan berkelanjutan, bukan sekadar respons sesaat terhadap tekanan ekonomi.
Jangka Panjang
“Kami mendorong agar BSU dikembangkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang, agar pekerja mendapatkan jaminan sosial yang berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan bantuan temporer,” katanya.
PKS, kata Haris, tak hanya mengapresiasi program ini sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong agar BSU menjadi bagian dari sistem perlindungan ketenagakerjaan yang berkelanjutan. Haris berharap langkah afirmatif ini menjadi pintu masuk untuk reformasi sistemik dalam perlindungan sosial dan ketenagakerjaan di Indonesia.
“Kami di PKS akan terus mengawal kebijakan yang pro-pekerja. BSU harus dikembangkan ke arah skema perlindungan jangka panjang, agar pekerja tidak hanya terlindungi saat krisis, tetapi juga dalam jangka waktu ke depan,” ujarnya.
Lebih jauh dirinya berharap, program seperti BSU ini juga bisa menginspirasi sektor swasta untuk lebih memperhatikan kesejahteraan pekerja sebagai mitra sejati dalam pembangunan ekonomi nasional yang berkeadilan dan inklusif. (tb)
DPR Nilai Pekerja Kreatif Belum Terlindungi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai kondisi pekerja kreatif di Indonesia masih berada dalam posisi rentan dan belum mendapatkan perlindungan yang...
Muh Haris Tekankan Pentingnya Jamu Aman dan Bermutu
NEWSREAL.ID, TUNTANG- Ratusan warga Tuntang diajak mengenali dan memanfaatkan kekayaan lokal melalui edukasi pembuatan serta penggunaan jamu yang aman dan bermutu. Kegiatan yang digelar Direktorat...
Atalia Kritik Gubernur Jabar, Aturan 1 Kelas 50 Siswa Tak Manusiawi
NEWSREAL.ID, CIMAHI- Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat yang mengizinkan pengisian hingga 50 siswa per kelas...
Dorong Generasi Emas 2045, Muh Haris Soroti Pentingnya Tata Kelola Program Gizi Nasional
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemberian makanan bergizi gratis bukan sekadar program sosial, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul Indonesia 2045. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi IX...
Said Abdullah Dorong Pemerintah Cari Pasar Baru Hadapi Tarif Trump
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah segera merespons kebijakan tarif impor 32 persen dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,...
Muh Haris Desak Pemerintah Bertindak Cepat dan Terukur Atasi Stunting
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat, terukur, dan lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting nasional...
Mohammad Saleh Harap DPRD Kabupaten Dorong Optimalisasi Belanja Daerah
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh, mengajak seluruh DPRD kabupaten di Indonesia untuk memainkan peran lebih aktif dalam mendorong...
Legislator Nasdem Kecam Fadli Zon: Luka Sejarah Tak Bisa Dihapus!
NEWSREAL, JAKARTA– Pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyangkal keberadaan kekerasan seksual dalam Tragedi Mei 1998 memicu gelombang kemarahan. Salah satunya dari anggota DPRD...
Fraksi PKS Dukung Pencabutan IUP Raja Ampat
NEWSREAL, JAKARTA- Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Haris menyampaikan apresiasi positif terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencabut...
Idul Adha, Momentum Menumbuhkan Kepekaan Sosial dan Solidaritas Masyarakat
NEWSREAL, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menekankan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga momen penting...
Revisi UU Haji Jamin Perlindungan Hak Jamaah
JAKARTA- Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan, revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UU Haji) penting untuk segera...
Bamsoet: Hari Lahir Pancasila Momentum Refleksi Persatuan Bangsa
JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan agar Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi menjadi...

