Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Humaniora

RI-Inggris Bahas Peluang dan Pelindungan Pekerja Migran Terampil

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 29 Juli 2025 12:35 WIB
RI-Inggris Bahas Peluang dan Pelindungan Pekerja Migran Terampil
NEWSREAL.ID - BERTEMU DUBES INGGRIS: Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani (ketiga kiri) dalam pertemuan dengan Dubes Inggris Dominic Jermey (ketiga kanan) di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Senin (28/7). (Foto: KP2MI)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Senin (28/7).

Fokus pembahasan mencakup peluang penempatan dan penguatan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya yang terampil (skilled workers), di Inggris. “Pekerjaan sebagai skilled worker di Inggris menjadi sektor yang sangat diminati masyarakat Indonesia,” ungkap Christina dalam keterangan resmi, Selasa (29/7).

Dalam diskusi tersebut, Christina menyampaikan pentingnya pemahaman langsung mengenai kebijakan dan persepsi Pemerintah Inggris terhadap pekerja migran, mengingat isu migrasi kerap menjadi isu politik yang sensitif di berbagai negara.

Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk memetakan sektor-sektor mana saja yang potensial dibuka bagi pekerja migran asal Indonesia. Beberapa sektor yang disorot antara lain sektor care worker, yang tak hanya terbatas pada profesi perawat, tetapi juga mencakup fisioterapis dan tenaga kesehatan lainnya.

Pengawasan Ketat

Sementara itu, Dubes Dominic Jermey menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap proses perekrutan dan penempatan pekerja. Ia mengingatkan agar tidak terjadi praktik yang membebani calon pekerja dengan biaya berlebihan hingga berujung pada risiko kerja paksa atau eksploitasi.

“Pak Dubes mengingatkan bahwa perlindungan tenaga kerja Indonesia di Inggris harus menjadi perhatian utama. Perekrutan yang tidak adil dapat menyerupai praktik perbudakan modern,” kata Christina.

Inggris juga menyatakan minat untuk memperluas kerja sama di bidang peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya untuk sektor kesehatan. Dalam waktu dekat, kolaborasi tersebut bisa diwujudkan melalui pembukaan kampus dari perguruan tinggi anggota Russell Group di Indonesia, yang akan menyediakan program S1, S2, hingga pelatihan tenaga kesehatan.

“Direncanakan, pada bulan September nanti, Bapak Presiden akan berkunjung ke Inggris untuk beberapa agenda pertemuan penting,” ungkap Christina.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin membuka peluang kerja layak bagi tenaga kerja Indonesia, sekaligus memperkuat standar pelindungan dan peningkatan kompetensi pekerja di tingkat global. (ct)

Berita Terbaru

Kronologi Retaknya Rumah Tangga Atalia Praratya-RK

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Pengadilan Agama Kota Bandung resmi mengabulkan gugatan cerai yang diajukan anggota DPR RI Fraksi Golkar, Atalia Praratya, terhadap suaminya, mantan Gubernur Jawa Barat...

Geser Tokyo, Jakarta Resmi Jadi Kota Terpadat Versi PBB

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jakarta dinobatkan sebagai kota terpadat di dunia berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ibu kota Indonesia itu kini menempati posisi puncak dengan jumlah...

Kemenhut Perketat Pengawalan Taman Nasional Tesso Nilo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah merespons cepat insiden perusakan pos komando di Taman Nasional (TN) Tesso Nilo, Pelalawan, Riau dengan meningkatkan pengamanan di kawasan yang menjadi rumah...

Cegah Perundungan, KPAI Ingatkan Orang Tua Perkuat Komunikasi dengan Anak

NEWSREAL.ID, TANGERANG- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau para orang tua untuk mempererat komunikasi dengan anak sebagai langkah utama mencegah perundungan di sekolah maupun lingkungan...

Pakar Neurosains Usul Dewan Pers Tambah Tes Neuro-Behavioral di UKW

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pakar neurosains Dr dr Taufiq F Pasiak mengusulkan Dewan Pers untuk menambahkan modul Journalist Neuro-Behavioral Profile berbasis Pash Brains sebagai bagian dari asesmen...

Indonesia Siap Investasi Rp16 Triliun untuk Hutan Tropis Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara kunci dalam perlindungan hutan tropis dunia. Melalui keikutsertaan aktif di Tropical Forest Forever Facility (TFFF), pemerintah Indonesia...

Wamen PU Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng, Biar Masalah Sampah Nggak Jadi PR Abadi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah bukan cuma urusan pemerintah. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menegaskan, pengelolaan sampah di Indonesia harus dilakukan bareng-bareng, dari...

Jaga Indonesia Lewat Kerukunan, Stafsus Menag Hadiri Tahbisan Imam di Depok

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keragaman Indonesia kembali mendapat ruang perayaan di Gereja Katolik Santo Thomas, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (27/9). Dalam acara tahbisan imam yang berlangsung khidmat,...

Diwa Foundation & Kodim Gowa Kembalikan Senyum Syamsul dan Aidil

DI sebuah rumah sewa yang teramat sederhana di Jl. Agussalim, Kelurahan Bonto Bontoa, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan, terdengar tawa kecil memecah keheningan sore. Syamsul...

Lapangan Lapas Purwodadi Disulap Jelang Perayaan HUT ke-80 RI

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi melakukan perombakan besar pada lapangan utamanya. Revitalisasi...

Sambut HUT ke-80 RI, Lapas Purwodadi Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti Asuhan

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Yayasan...

Panen Jagung, Warga Binaan Lapas Purwodadi Tunjukkan Produktivitas

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi memanen jagung hasil budidaya warga binaan, Sabtu (9/8). Panen di lahan seluas 140 meter persegi itu menghasilkan...

Leave a comment