Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

RI-Singapura Perkuat Tata Kelola Penempatan Pekerja Migran

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 22 Juli 2025 15:25 WIB
RI-Singapura Perkuat Tata Kelola Penempatan Pekerja Migran
NEWSREAL.ID - FORUM BILATERAL: Wakil Menteri P2MI Christina Aryani saat menghadiri Bilateral Agency Forum for Singapore di Jakarta, Senin (21/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat tata kelola dan perlindungan pekerja migran Indonesia di Singapura mendapat angin segar melalui penyelenggaraan Forum Bilateral antara Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) dan Association of Employment Agencies (AEA) dari Singapura.

Forum yang berlangsung di Jakarta, Senin (21/7) tersebut menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk menyamakan visi, menyusun skema kerja sama, serta membahas tantangan faktual dalam proses penempatan pekerja migran, khususnya sektor domestik dan perawatan lansia (caregiver).

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani menyambut positif inisiatif forum ini. Ia menyebut pertemuan Apjati dan AEA sebagai langkah strategis menuju tata kelola penempatan yang lebih baik, aman, dan manusiawi.

“Singapura tetap menjadi negara tujuan utama bagi pekerja migran Indonesia. Maka kolaborasi antarpelaku usaha harus diperkuat, seiring perlindungan yang lebih solid bagi para pekerja kita,” ujar Christina dalam konferensi pers seusai acara.

Ia menekankan pentingnya mendengar masukan dari sektor swasta dan menyambut baik rencana pembentukan joint working group, sebagai bentuk keseriusan dalam membenahi sistem penempatan.  Christina juga menyatakan keinginan pemerintah untuk mendorong kerja sama formal antarpemerintah (G-to-G) antara Indonesia dan Singapura di masa mendatang.

Skema Penempatan

Ketua Umum Apjati, Said Saleh Alwaini, menambahkan bahwa forum bilateral ini menjadi platform penting untuk membahas skema-skema penempatan terkini, sekaligus menjamin perlindungan pekerja migran.

Pihaknya berharap forum ini melahirkan rumusan yang konkret dan aplikatif, baik bagi peningkatan kuantitas maupun kualitas penempatan tenaga kerja Indonesia di Singapura. “Fokus kami bukan hanya jumlah, tapi juga memastikan pekerja kita dilindungi secara maksimal,” ujarnya.

Rencana pembentukan joint working group juga disebut menjadi kunci dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah kedua negara, serta mengusulkan rekomendasi kebijakan berbasis praktik terbaik dan kebutuhan di lapangan.

Dengan kolaborasi ini, Indonesia berharap dapat mendorong penempatan tenaga kerja yang lebih tertib, transparan, dan berkeadilan, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar di sektor penempatan migran. (tb)

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment