Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Skandal Pengadaan Mesin EDC: KPK Jerat Lima Tersangka

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 10 Juli 2025 09:58 WIB
Skandal Pengadaan Mesin EDC: KPK Jerat Lima Tersangka
NEWSREAL.ID - BARANG BUKTI: KPK menunjukkan sejumlah barang bukti yang telah disita terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan mesin EDC kepada media, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Proyek pengadaan mesin electronic data capture (EDC) senilai triliunan rupiah di lingkungan bank BUMN resmi menyeret lima orang sebagai tersangka korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa praktik lancung ini merugikan negara lebih dari Rp744 miliar, dengan modus memperkaya individu dan korporasi.

Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (9/7), Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut kelima tersangka berasal dari unsur BUMN dan swasta.

Mereka adalah mantan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto (CBH), Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo (IU), SEVP Manajemen Aktiva dan Pengadaan BRI Dedi Sunardi (DS), Direktur PT Pasifik Cipta Solusi Elvizar (EL), serta Direktur PT Bringin Inti Teknologi Rudy S. Kartadidjaja (RSK).

Kerugian Negara

“Kerugian keuangan negara dalam proyek ini sekurang-kurangnya mencapai Rp744.540.374.314,00 berdasarkan perhitungan real cost,” ujar Asep.

Para tersangka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 dan Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, penyidik KPK menggeledah dua kantor pusat BRI di kawasan Sudirman dan Gatot Subroto, Jakarta, pada 26 Juni 2025. Di hari yang sama, KPK mengumumkan dimulainya penyidikan terhadap kasus ini.

Nilai proyek pengadaan mesin EDC mencapai Rp2,1 triliun, dengan 13 orang telah dicegah bepergian ke luar negeri untuk mendalami proses penyidikan. Langkah KPK ini menjadi peringatan tegas bahwa proyek digitalisasi perbankan pun tak luput dari jerat korupsi jika tak diawasi ketat. (tb)

Berita Terbaru

157 Warga Binaan Lapas Purwodadi Dapat Remisi Lebaran, Tiga Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Sebanyak 157 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi menerima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Pemberian remisi ini menjadi...

155 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi Lebaran, 1.162 Orang Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia menerima remisi khusus Idul Fitri 1447 H/2026. Kebijakan ini ditegaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk penghargaan...

KPK Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Sejak 19 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3/2026) malam. Juru Bicara...

Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...

KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...

BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Sembilan OTT KPK Sepanjang 2026, Tiga Kasus Terjadi Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan sembilan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal tahun 2026. Penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi OTT...

KPK Sita Uang Tunai dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bersama 26 orang...

Leave a comment