Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Pengibaran Bendera GAM Langgar Hukum dan Ancam Perdamaian Aceh

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 26 Desember 2025 23:47 WIB
Pengibaran Bendera GAM Langgar Hukum dan Ancam Perdamaian Aceh
NEWSREAL.ID - BUBARKAN MASSA: Danrem Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran (kanan) bersama prajurit TNI AD saat membubarkan aksi massa pembawa bendera GAM, di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTAAksi pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di ruang publik dinilai melanggar ketentuan hukum sekaligus mencederai komitmen perdamaian Aceh yang telah disepakati setelah konflik berkepanjangan.

Pengamat kebijakan publik dan Guru Besar Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah menyatakan, simbol GAM memiliki makna historis dan politik yang kuat karena terkait langsung dengan gerakan separatis bersenjata di masa lalu. Karena itu, kemunculannya di ruang publik tidak dapat dipandang sebagai bentuk ekspresi biasa.

“Perdamaian Aceh adalah hasil kesepakatan besar yang mengakhiri konflik puluhan tahun. Pengibaran simbol GAM di ruang publik bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pengingkaran terhadap semangat perdamaian itu sendiri,” ujar Trubus dalam keterangan resminya, Kamis (25/12/2025).

Ia menilai aksi semacam itu berpotensi memicu ketegangan sosial dan membuka kembali luka lama masyarakat Aceh yang selama ini berupaya menata kehidupan dalam suasana damai.

Baca juga: Mualem Semprot Bupati ‘Cengeng’: Tak Mampu Atasi Banjir Aceh, Silakan Mundur

Penilaian tersebut muncul menyusul pembubaran aksi sekelompok massa yang membawa bendera GAM di Kota Lhokseumawe, Aceh, oleh prajurit TNI AD dari Korem 011/Lilawangsa. Dalam pembubaran itu, aparat mengamankan satu pucuk senjata api jenis pistol serta senjata tajam berupa rencong.

Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menjelaskan pembubaran dilakukan saat massa menggelar aksi di jalan nasional lintas Banda Aceh-Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Diwarnai Ketegangan

Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas sempat terganggu. Meski diwarnai ketegangan, pembubaran berlangsung tanpa kekerasan. Melalui pendekatan persuasif, spanduk dan kain umbul-umbul yang menyerupai bendera GAM diserahkan secara sukarela oleh massa, sebelum akhirnya membubarkan diri.

Ali Imran menegaskan tindakan aparat dilakukan secara persuasif dan mendapat dukungan masyarakat setempat. Dalam proses itu, TNI juga mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator karena membawa tas berisi senjata api dan senjata tajam.

Trubus menilai pendekatan aparat menjadi penting, terlebih pembubaran dipimpin langsung oleh Danrem yang merupakan putra daerah Aceh. Hal tersebut dinilai membantu menjaga sensitivitas sosial dan kultural masyarakat setempat.

“Ketika penegakan hukum dilakukan oleh figur yang juga anak Aceh, pesan yang sampai bukan represif, melainkan ajakan menjaga martabat Aceh sebagai wilayah yang telah memilih jalan damai,” ujarnya.

Baca juga: Kementerian PU Kebut Perbaikan Jalur Aceh, Fokus Pulihkan Konektivitas Pascabencana

Ia menekankan bahwa perdamaian Aceh bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga komitmen seluruh elemen masyarakat untuk tidak kembali mengangkat simbol, narasi, maupun tindakan yang berpotensi memecah belah.

“Menjaga perdamaian Aceh berarti menghormati kesepakatan yang sudah dicapai. Setiap glorifikasi simbol konflik masa lalu jelas mencederai komitmen itu,” pungkas Trubus.

Menurutnya, perdamaian Aceh hanya dapat bertahan jika hukum ditegakkan secara tegas dan konsisten. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menjadi korban kepentingan kelompok anti-perdamaian yang kerap memanfaatkan situasi dengan memprovokasi individu atau kelompok tertentu. “Langkah tegas aparat sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tutupnya. (tb)

Berita Terbaru

KPK Terbitkan Surat Edaran, ASN Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi terkait perayaan Hari Raya Idulfitri. Salah satu...

Prabowo Pertimbangkan Potong Gaji Menteri dan DPR, Respons Dampak Konflik Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan langkah penghematan negara dengan mengkaji pemotongan gaji menteri dan anggota DPR. Wacana tersebut muncul sebagai bagian dari antisipasi pemerintah...

Wamen ESDM Pastikan Stok BBM RI Aman: Ketahanan Lebih dari 30 Hari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman. Wakil Menteri ESDM menyebut ketahanan stok BBM Indonesia saat...

1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis lagi-lagi kena rem. Badan Gizi Nasional memutuskan menghentikan sementara operasional 1.512 dapur layanan gizi di Pulau Jawa. Alasannya cukup...

Bela Negara Tanpa Batas, Wamenhan Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Jaga Semangat Pancasila

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Semangat bela negara tak hanya milik mereka yang berseragam. Pemerintah kini mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, sebagai bagian...

Perjanjian Dagang RI-AS Digugat ke PTUN, Aktivis Nilai Merugikan Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menuai polemik. Sejumlah organisasi masyarakat sipil resmi menggugat kesepakatan tersebut ke pengadilan karena dinilai merugikan...

Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...

Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...

Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan

NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...

BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...

Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...