Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Terindikasi Judol dan Terorisme, 571 Ribu Rekening Penerima Bansos Diblokir

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 12 Juli 2025 12:18 WIB
Terindikasi Judol dan Terorisme, 571 Ribu Rekening Penerima Bansos Diblokir
NEWSREAL.ID - Ilustrasi: Iklan judi online. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Skandal penyalahgunaan bantuan sosial kembali mencuat. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap bahwa lebih dari 571 ribu rekening penerima bansos terindikasi digunakan untuk transaksi judi online dan bahkan pendanaan terorisme. Seluruh rekening yang terverifikasi langsung diblokir.

Temuan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, yang memastikan bahwa dana bansos tak boleh disalahgunakan untuk kegiatan ilegal, apalagi yang membahayakan keamanan negara.

“Iya, langsung diblokir. Apalagi yang terkait bansos, itu sudah terverifikasi berdasarkan NIK. Sadar atau tidak, intinya uang negara tidak boleh dipakai untuk judol,” ujar Ivan kepada media, Sabtu (12/7).

Verifikasi lanjutan masih terus dilakukan, kata Ivan, karena banyak pemilik rekening kini mulai datang ke bank untuk melakukan klarifikasi dan pengurusan pembukaan rekening.

Pengecekan Silang

Sebelumnya, PPATK mencatat sekitar 500 ribu penerima bansos terlibat aktivitas judi online. Nilai transaksinya tak tanggung-tanggung, hampir menyentuh angka Rp 1 triliun. Namun jumlah itu bertambah menjadi 571 ribu rekening setelah dilakukan pengecekan silang dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari satu bank penyalur bansos.

“Baru satu bank yang kita analisis, dan hasilnya sudah begini. Dari NIK penerima bansos yang kami cocokan, ternyata tidak hanya terkait judi online. Ada yang terindikasi terlibat korupsi dan bahkan pendanaan terorisme,” ungkap Ivan di Gedung DPR RI, Kamis (10/7).

Menurut data Kementerian Sosial, total penerima bansos aktif di tahun 2025 mencapai lebih dari 18,8 juta orang. Temuan ini berarti sekitar 3 persen dari penerima terverifikasi terlibat penyalahgunaan dana.

PPATK bekerja sama dengan OJK, perbankan, dan aparat penegak hukum untuk terus melacak aliran dana mencurigakan serta menindaklanjuti rekening-rekening bermasalah secara hukum. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment