
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan komitmen untuk menutup ruang politisasi dalam pendataan penerima bantuan sosial di tingkat desa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyiapkan langkah sistematis guna memastikan data penerima bansos bebas dari kepentingan politik, khususnya pasca-pemilihan kepala desa.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui pemutakhiran data penerima manfaat secara masif dan terintegrasi di seluruh desa di Indonesia yang jumlahnya mencapai 75.266 desa. Hal itu disampaikan Yandri usai rapat terbatas bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin, (9/2/2026).
Menurut Yandri, proses pemutakhiran data dilakukan melalui satu alur kerja yang melibatkan kepala desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial, pendamping desa, serta dimatangkan melalui mekanisme musyawarah desa. Dengan skema tersebut, data yang dihasilkan diharapkan valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Data penerima manfaat yang telah disahkan melalui musyawarah desa selanjutnya akan menjadi rujukan bagi Badan Pusat Statistik (BPS) dan diperbarui secara berkala setiap tiga bulan sebagai bagian dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menjadi acuan penyaluran seluruh bantuan sosial pemerintah.
“Kemendes PDT akan menerbitkan keputusan menteri tentang operator data desa beserta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penginputan, validasi, serta pengesahan data di tingkat desa,” tegas Yandri.
Persoalan Data
Ia mengakui, selama ini masih ditemukan persoalan pendataan di desa akibat residu pemilihan kepala desa (Pilkades). Kondisi tersebut kerap menyebabkan warga yang berhak justru tidak terdata, sementara pihak yang tidak memenuhi syarat masuk sebagai penerima bantuan.
Untuk mencegah hal tersebut, pemerintah memastikan adanya keterbukaan data dengan mempublikasikan daftar penerima bantuan di kantor desa hingga tingkat RT dan RW. Masyarakat juga didorong untuk aktif memberikan koreksi apabila menemukan ketidaktepatan data.
Selain itu, Kemendes PDT bersama Kementerian Sosial membentuk Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) desa sebagai kanal pelaporan bagi warga yang belum terdata atau menemukan ketidaksesuaian data di lingkungannya.
“Pelaksanaan Puskesos ini akan segera diuji coba di sejumlah kabupaten di Provinsi Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” ujarnya.
Yandri berharap pemerintah daerah turut merespons positif inisiatif ini. Menurut dia, akurasi data merupakan kunci ketepatan kebijakan, sehingga kolaborasi Kemendes PDT dan Kemensos diharapkan mampu menghadirkan sistem pendataan satu pintu yang adil, transparan, dan bebas dari kepentingan politik.
“Intinya kita ingin memastikan gerakan kepedulian masyarakat ini satu arah dan satu frekuensi. Jangan sampai kita membuat aturan, tapi tidak disambut baik oleh pemerintahan desa sehingga tidak efektif dan efisien,” kata Yandri. (tb)
KPK Terbitkan Surat Edaran, ASN Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi terkait perayaan Hari Raya Idulfitri. Salah satu...
Prabowo Pertimbangkan Potong Gaji Menteri dan DPR, Respons Dampak Konflik Timur Tengah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan langkah penghematan negara dengan mengkaji pemotongan gaji menteri dan anggota DPR. Wacana tersebut muncul sebagai bagian dari antisipasi pemerintah...
Wamen ESDM Pastikan Stok BBM RI Aman: Ketahanan Lebih dari 30 Hari
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman. Wakil Menteri ESDM menyebut ketahanan stok BBM Indonesia saat...
1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis lagi-lagi kena rem. Badan Gizi Nasional memutuskan menghentikan sementara operasional 1.512 dapur layanan gizi di Pulau Jawa. Alasannya cukup...
Bela Negara Tanpa Batas, Wamenhan Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Jaga Semangat Pancasila
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Semangat bela negara tak hanya milik mereka yang berseragam. Pemerintah kini mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, sebagai bagian...
Perjanjian Dagang RI-AS Digugat ke PTUN, Aktivis Nilai Merugikan Indonesia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menuai polemik. Sejumlah organisasi masyarakat sipil resmi menggugat kesepakatan tersebut ke pengadilan karena dinilai merugikan...
Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...
Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...
Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan
NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...
BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...
Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...
BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

