
NEWSREAL.ID, BANGKOK- Pemerintah Thailand mengambil langkah tegas dengan mengusir Duta Besar Kamboja dan menarik pulang Duta Besar Thailand dari Phnom Penh, menyusul dua insiden ledakan ranjau di wilayah perbatasan yang melukai sejumlah tentara Thailand.
Langkah itu diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Sementara Thailand Phumtham Wechayachai pada Rabu (23/7), sebagai tanggapan atas jatuhnya korban jiwa di pihak militer Thailand akibat ledakan ranjau PMN-2 buatan Uni Soviet.
“Kami menarik Duta Besar Thailand di Kamboja dan mengusir Duta Besar Kamboja dari Thailand. Selanjutnya, kami akan mengkaji ulang tingkat hubungan diplomatik dengan Kamboja,” ujar Phumtham dalam pernyataan resminya.
Lima tentara Thailand dilaporkan terluka dalam insiden terakhir, dengan satu korban mengalami amputasi kaki akibat ledakan ranjau yang terjadi di area sengketa perbatasan Thailand-Kamboja. Insiden tersebut terjadi hanya delapan hari setelah kejadian serupa pada 16 Juli yang juga mencederai tiga personel militer Thailand.
Ladang Ranjau
Hasil inspeksi militer Thailand menemukan sejumlah ranjau PMN-2 baru yang ditanam di dalam wilayah Thailand, sekitar 50–100 meter dari patok perbatasan dengan Kamboja. Pihak militer meyakini ranjau tersebut dipasang dalam dua bulan terakhir.
“Temuan ini sangat serius dan memperlihatkan adanya pelanggaran kedaulatan,” ujar pejabat militer Thailand dalam pernyataan terpisah.
Pemerintah Thailand telah melayangkan protes resmi kepada Jepang, selaku ketua Konferensi Negara-Negara Pihak Konvensi Ottawa—perjanjian internasional yang melarang produksi, penyimpanan, dan penggunaan ranjau darat antipersonel.
Dalam laporannya, Thailand secara eksplisit menuduh Kamboja sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan ranjau di wilayahnya. Tuduhan tersebut kini memicu kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut antara kedua negara tetangga itu. (tb)
24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...
Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan
NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...
Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan
NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat...
Upaya Batasi Kuasa Perang Trump Kandas di Senat AS, Resolusi soal Iran Ditolak
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Upaya Partai Demokrat di Amerika Serikat untuk membatasi kewenangan militer Presiden dalam konflik dengan Iran berakhir gagal. Senat AS menolak rancangan resolusi yang...
Tegas Tolak Gencatan Senjata, Menlu Iran: Tak Ada Alasan Negosiasi dengan AS
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat maupun Israel di tengah konflik yang memanas. Teheran bahkan menyatakan siap menghadapi...
Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Penyelidikan internal militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa pasukan AS berada di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran...
Iran Ancam Kapal AS dan Sekutu di Selat Hormuz, Tiongkok-Rusia Dijamin Aman
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran menyatakan hanya akan menargetkan kapal milik Amerika Serikat dan negara sekutunya di Selat Hormuz. Kapal-kapal...
Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...
Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...
Rusia Sindir AS Usai Serangan ke Iran: Masih Serius Mau Negosiasi Nuklir?
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia mempertanyakan keseriusan Amerika Serikat dalam melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran setelah serangan militer yang dilancarkan bersama Israel. Pernyataan itu disampaikan oleh Perwakilan...
Iran Balas Serangan, IRGC Hantam Kompleks Pemerintah Israel hingga Pusat Militer
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan rudal ke kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah...
Iran Minta D-8 Angkat Suara, Desak Kutukan Tegas atas Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap organisasi Developing-8 (D-8) dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap...

