Internasional

UNRWA: Kelaparan Massal di Gaza “Disengaja dan Terencana”

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 26 Juli 2025 21:18 WIB
UNRWA: Kelaparan Massal di Gaza “Disengaja dan Terencana”
NEWSREAL.ID - KEKURANGAN GIZI: Seorang perempuan Palestina yang mengungsi, menggendong putranya yang kekurangan gizi sementara putranya yang lain, selain kekurangan gizi juga menderita cerebral palsy terbaring tak berdaya di atas kasur di sebuah sekolah di Kota Gaza. (Foto: Reuters)

NEWSREAL.ID, ISTANBUL — Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengecam sistem distribusi bantuan di Jalur Gaza yang disebut “Yayasan Kemanusiaan Gaza” (Gaza Humanitarian Foundation/GHF), dengan menyatakan bahwa kelaparan massal yang terjadi saat ini adalah hasil dari kebijakan yang “dibuat dan disengaja.”

Dalam pernyataan resminya pada Jumat (25/7), UNRWA menegaskan bahwa sistem distribusi yang didukung oleh Israel dan Amerika Serikat tersebut dirancang bukan untuk merespons krisis kemanusiaan, melainkan demi kepentingan militer dan politik.

“Kelaparan massal yang disengaja dan terencana. Hari ini, lebih banyak anak meninggal, tubuh mereka kurus kering karena kelaparan,” demikian pernyataan UNRWA.

UNRWA menyebut sistem GHF sebagai mekanisme “cacat” yang justru memperparah penderitaan rakyat Gaza. Mereka menuduh Israel mengontrol penuh semua aspek akses kemanusiaan, baik masuk maupun distribusi di dalam wilayah Gaza.

Sejak 27 Mei, Israel mulai menerapkan sistem bantuan melalui GHF, namun sistem ini ditolak oleh PBB dan sejumlah organisasi kemanusiaan besar karena dinilai tidak netral dan tidak efektif.

Badan tersebut juga menyoroti keberhasilan penyaluran bantuan selama masa gencatan senjata awal 2025, yang dimulai pada Januari. Namun, sejak gencatan itu tidak lagi diimplementasikan oleh Israel pada awal Maret, kondisi kembali memburuk.

“Saat ini, lebih dari 6.000 truk bantuan makanan dan medis UNRWA tertahan di Mesir dan Yordania, tidak bisa masuk Gaza karena pembatasan Israel,” tambah mereka.

Diawasi PBB

UNRWA kembali menyerukan pengaktifan sistem distribusi bantuan yang diawasi langsung oleh PBB, yang sebelumnya terbukti dapat meredam ancaman kelaparan di Gaza.

Sejak awal Maret, Israel telah menutup seluruh perlintasan ke Gaza dan menghentikan gencatan senjata serta kesepakatan pertukaran tahanan dengan Hamas. Ratusan truk bantuan pun terdampar di perbatasan, tidak bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Situasi di Gaza terus memburuk. Serangan militer Israel yang berlangsung sejak akhir 2023 telah menewaskan lebih dari 59.600 warga Palestina. Dalam beberapa pekan terakhir, angka kematian akibat kelaparan meningkat tajam, menyusul terhentinya distribusi bantuan kemanusiaan yang efektif.

Kondisi ini turut menjadi perhatian dunia internasional. Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ), yang terkait langsung dengan kebijakan militernya di Gaza serta dampak kemanusiaan yang ditimbulkannya. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment