Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Gaza, Ratusan Warga Tertimbun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 26 Agustus 2025 17:21 WIB
Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Gaza, Ratusan Warga Tertimbun
NEWSREAL.ID - SERANGAN ISRAEL: Seorang pria Palestina mengendarai sepeda di tengah asap mengepul setelah serangan Israel, di Kota Gaza. Lebih dari 1.000 bangunan di kawasan Zeitoun dan Sabra, Gaza City, dilaporkan hancur total. (Foto: Reuters)

NEWSREAL.ID, GAZA- Situasi di Jalur Gaza kembali memburuk setelah Israel melancarkan serangan intensif sejak 6 Agustus lalu. Lebih dari 1.000 bangunan di kawasan Zeitoun dan Sabra, Gaza City, dilaporkan hancur total.

Pertahanan Sipil Palestina menyebut ratusan orang masih terperangkap di bawah reruntuhan, sementara upaya penyelamatan terhambat akibat jalan tertutup puing dan serangan yang belum berhenti.

“Situasi ini menimbulkan kekhawatiran besar karena tim lapangan tidak mampu menghadapi intensitas serangan Israel yang terus berlangsung,” demikian pernyataan resmi Civil Defence, dikutip Al Jazeera.

Tidak ada lagi tempat aman di Gaza. Serangan menyasar rumah warga, tempat penampungan, hingga kamp pengungsian. Tank-tank Israel juga dilaporkan bergerak ke kawasan Sabra sebagai bagian dari operasi darat untuk menguasai penuh Gaza City. Kondisi ini memaksa hampir satu juta warga Palestina mengungsi ke arah selatan.

Di tengah gempuran, tiga orang, termasuk seorang anak, tewas akibat serangan udara yang menghantam sebuah apartemen di Jalan al-Jalaa, Gaza City. Serangan juga mengguncang kamp pengungsi Jabalia di wilayah utara.

Menurut sumber medis, 51 warga Palestina meninggal dalam serangan pada Minggu (24/8), terdiri dari 27 korban di Gaza City dan 24 lainnya saat berusaha memperoleh bantuan.

Kementerian Kesehatan Gaza menambahkan delapan orang meninggal akibat kelaparan yang dipicu blokade Israel. Dengan demikian, jumlah korban jiwa karena kelaparan sejak pecahnya perang kini mencapai 289 orang, termasuk 115 anak-anak.

Ancaman Kelaparan

Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, menyebut kelaparan sebagai “bencana terakhir” yang menimpa Gaza.

“‘Never Again’ atau ‘tidak lagi’ kini berubah menjadi ‘again’ atau ‘lagi’. Hal ini akan menghantui kita. Penyangkalan adalah bentuk paling keji dari dehumanisasi,” tulis Lazzarini melalui platform X.

Ia mendesak Israel membuka akses bagi organisasi kemanusiaan dan mengizinkan jurnalis asing masuk untuk melaporkan kondisi lapangan.

Kementerian Dalam Negeri Gaza memperingatkan adanya rencana Israel memaksa warga meninggalkan Gaza City dan wilayah utara. Otoritas meminta warga tetap bertahan di komunitas masing-masing meski serangan semakin hebat.

“Tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza. Pendudukan melakukan kejahatan setiap hari, bahkan mengebom tenda-tenda pengungsi di area yang mereka klaim aman,” bunyi pernyataan kementerian.

Di Deir el-Balah, reporter Al Jazeera, Hind Khoudary, melaporkan bahwa warga yang mencoba mengungsi dari Gaza City justru ditembaki drone. “Kami bertemu dengan beberapa keluarga yang mengatakan hampir mustahil untuk bertahan hidup. Saat mereka mengungsi, drone menembaki apa pun yang bergerak,” ungkapnya.

Beberapa keluarga berhasil keluar, namun banyak lainnya masih terjebak di tengah serangan. Sejumlah kelompok hak asasi manusia dan pakar PBB menuding Israel melakukan kejahatan genosida atas situasi yang terus memburuk ini. (tb)

Berita Terbaru

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan

NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...

Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan

NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat...

Upaya Batasi Kuasa Perang Trump Kandas di Senat AS, Resolusi soal Iran Ditolak

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Upaya Partai Demokrat di Amerika Serikat untuk membatasi kewenangan militer Presiden dalam konflik dengan Iran berakhir gagal. Senat AS menolak rancangan resolusi yang...

Tegas Tolak Gencatan Senjata, Menlu Iran: Tak Ada Alasan Negosiasi dengan AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat maupun Israel di tengah konflik yang memanas. Teheran bahkan menyatakan siap menghadapi...

Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Penyelidikan internal militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa pasukan AS berada di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran...

Iran Ancam Kapal AS dan Sekutu di Selat Hormuz, Tiongkok-Rusia Dijamin Aman

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran menyatakan hanya akan menargetkan kapal milik Amerika Serikat dan negara sekutunya di Selat Hormuz. Kapal-kapal...

Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...

Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...

Leave a comment