NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keresahan pelaku usaha soal kewajiban membayar royalti lagu akhirnya menemukan titik terang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah, musisi, dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sepakat menyelesaikan polemik yang selama ini menimbulkan kebingungan di lapangan.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara menegaskan, kesepakatan tersebut akan menciptakan sistem yang lebih transparan sekaligus melindungi kepentingan musisi dan pelaku usaha.
“Penyelesaian polemik royalti ini akan menciptakan ekosistem industri musik yang lebih sehat. Musisi mendapatkan penghargaan yang layak atas karya mereka, sementara pelaku usaha bisa tetap berkontribusi pada industri budaya tanpa merasa terbebani,” ujarnya, Senin (25/8).
Menurut Dewi, ada lima langkah utama yang disepakati dalam rapat konsultasi yang digelar pada 21 Agustus 2025 lalu. Pertama, penarikan royalti akan dipusatkan di LMKN selama dua bulan ke depan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas sambil menunggu revisi Undang-Undang Hak Cipta.
Kedua, akan ada transparansi distribusi dan audit yang adil agar para pencipta lagu benar-benar memperoleh hak ekonominya. Ketiga, DPR bersama pemerintah berkomitmen menuntaskan revisi UU Hak Cipta dalam waktu dua bulan.
Mekanisme Penarikan
Revisi tersebut bertujuan memperjelas mekanisme penarikan, distribusi, dan pengawasan royalti sehingga tidak lagi menimbulkan kegaduhan.
Langkah keempat, pemerintah bersama DPR juga akan meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada pelaku usaha serta masyarakat terkait pentingnya membayar royalti dan menghormati hak cipta.
Terakhir, disepakati skema tarif proporsional, di mana besaran royalti akan menyesuaikan jenis usaha, luas ruangan, dan durasi pemutaran musik.
“Skema ini akan meringankan beban pelaku usaha, namun tetap menjamin hak musisi,” terang Dewi. Ia menambahkan, dengan adanya kesepakatan ini, pelaku usaha tidak perlu lagi khawatir memutar musik di tempat usaha mereka selama mengikuti mekanisme yang berlaku.
Polemik royalti sempat memuncak setelah 29 musisi mengajukan uji materil Undang-Undang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi pada Maret 2025. Saat itu, sejumlah pelaku usaha bahkan memilih berhenti memutar musik atau beralih ke lagu asing karena khawatir terbebani kewajiban pembayaran.
Kini, Dewi menilai penyelesaian yang ditempuh bersama membuka jalan bagi lahirnya sistem yang adil, akuntabel, dan modern. “Ini bukan sekadar soal bisnis atau regulasi, tapi tentang menghargai karya anak bangsa dan memastikan industri musik Indonesia terus tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ct)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...
