Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Bulog Pastikan Beras Bantuan dan SPHP Aman Dikonsumsi, Tak Ada yang Rusak

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 14 September 2025 20:37 WIB
Bulog Pastikan Beras Bantuan dan SPHP Aman Dikonsumsi, Tak Ada yang Rusak
NEWSREAL.ID - GUDANG BULOG: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono saat meninjau melakukan kunjungan ke Kawasan Pergudangan Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perum Bulog menepis anggapan adanya beras rusak yang disalurkan kepada masyarakat melalui bantuan pangan maupun program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan seluruh beras yang keluar dari gudang dalam kondisi sehat, bersih, dan layak konsumsi. Rizal mengakui, stok beras di gudang memang tidak mungkin 100 persen bebas dari potensi kerusakan.

Namun, ia menegaskan pihaknya selalu melakukan pemeliharaan secara rutin dan berlapis, mulai dari harian, mingguan, bulanan, hingga per semester. Tujuannya agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat.

“Tidak ada beras rusak yang disalurkan. Kalau di gudang pasti ada kemungkinan kerusakan, tapi yang kami distribusikan tetap yang terbaik,” ujarnya di Jakarta, Minggu (14/9). Untuk menjaga mutu, Bulog menerapkan sistem first in, first out (Fifo) dan first expired, first out (Fefo) agar rotasi stok berjalan lancar.

Langkah Korektif

Jika ditemukan penurunan kualitas, langkah korektif segera dilakukan, mulai dari pemisahan, fumigasi ulang, hingga pengolahan dengan mesin pemilah modern. “Kita jamin beras yang kita salurkan sehat, bersih, tidak berkutu, dan tidak berkuman,” tambah Rizal menegaskan.

Menanggapi keluhan masyarakat soal tekstur beras bantuan yang kadang terasa lebih kering atau pera, Rizal menjelaskan hal itu dipengaruhi oleh varietas padi saat penanaman. Untuk menyesuaikan selera konsumen, Bulog juga mendapat izin melakukan pencampuran atau mixing beras.

“Pasar di Jawa umumnya lebih suka beras pulen, sementara di Sumatera lebih banyak yang suka pera. Karena itu, kita lakukan pencampuran sesuai preferensi pasar,” jelasnya. Dengan langkah-langkah tersebut, Bulog berkomitmen menjaga kualitas beras bantuan maupun SPHP agar tetap layak konsumsi dan sesuai kebutuhan masyarakat. (tb)

Berita Terbaru

Mendag: Larangan Impor Pakaian Bekas Demi Kesehatan dan UMKM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan larangan impor pakaian bekas dilakukan pemerintah untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelaku usaha mikro, kecil, dan...

BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Dirut

NEWSREAL.ID, JAKARTA– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama. Penunjukan tersebut diputuskan melalui rapat direksi (radir) yang...

Inflasi Januari 2026 Naik Tajam, BPS Ungkap Efek Diskon Listrik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi fenomena low base effect akibat stimulus...

Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket dan Tol

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kabar baik buat pemudik. Pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi hingga tarif jalan tol untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Ramadhan dan Lebaran...

Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Nyaris Rp1.000 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya perputaran uang dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Indonesia. Dalam periode 2023-2025,...

Purbaya Siap Evaluasi Total Pajak dan Bea Cukai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Target penerimaan negara yang meleset menjadi alarm keras bagi Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tak akan memberi toleransi jika kinerja...

Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dibeli dari Tanah Air

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tradisi membawa oleh-oleh sepulang haji tak lagi harus bergantung pada belanja di Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan terobosan digital...

Masuk 2026, Properti Masih Ngebut: Gudang, Industri, hingga Hotel Jadi Andalan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah melewati tahun 2025 yang penuh dinamika, sektor properti nasional tak kehilangan optimisme. Memasuki 2026, sejumlah subsektor diprediksi tetap tumbuh, dengan pergudangan dan...

Komisi VII DPR Puji Industri yang Pakai Bahan Lokal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Industri jamu nasional dinilai punya daya tahan kuat di tengah tantangan global. Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi terhadap industri farmasi tradisional yang...

Freeport Siapkan Langkah Perpanjangan Izin di RI

NEWSREAL.ID JAKARTA- Operasi tambang raksasa Freeport di Papua belum mau berhenti dalam waktu dekat. Setelah proyek smelter hampir tuntas, Freeport-McMoRan Inc. mulai membuka bab baru:...

Pipa Bocor, RI Kehilangan 2 Juta Barel Minyak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Awal tahun 2026 diwarnai gangguan serius pada sektor energi nasional. Kebocoran pipa migas di wilayah Sumatra berdampak pada terhentinya aliran gas ke salah...

Menkeu Purbaya Siap Bersih-bersih Pajak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada toleransi bagi oknum internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang melakukan pelanggaran. Dengan dukungan penuh Presiden...

Leave a comment