Politik

Lima Anggota DPR Nonaktif Tak Lagi Terima Gaji

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 6 September 2025 17:21 WIB
Lima Anggota DPR Nonaktif Tak Lagi Terima Gaji
NEWSREAL.ID - DINONAKTIFKAN: Politikus Nasdem Nafa Urbach menjadi satu dari lima anggota DPR RI yang dinonaktifkan oleh partai. Empat lainnya yakni Ahmad Sahroni (Nasdem), Adies Kadir (Golkar) dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio serta Surya Utama atau Uya Kuya (PAN). (Foto: IG Nafa Urbach)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lima anggota DPR RI resmi kehilangan hak gaji dan tunjangan mereka setelah dinonaktifkan oleh partai politik masing-masing. Langkah ini diambil buntut dari berbagai kontroversi ucapan dan tingkah laku yang dinilai melukai hati masyarakat.

Kelima anggota dewan tersebut ialah Adies Kadir (Golkar), Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach (Nasdem), serta Eko Patrio dan Uya Kuya (PAN). Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa status nonaktif otomatis berimbas pada penghentian hak keuangan mereka.

“Anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan oleh partai politiknya tidak dibayarkan hak-hak keuangannya,” kata Dasco dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (5/9).

Selain itu, pimpinan DPR juga telah meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk berkoordinasi dengan Mahkamah Partai dari tiap parpol terkait agar proses selanjutnya berjalan sesuai aturan.

Gelombang Protes

Kontroversi yang menyeret nama-nama tersebut memicu gelombang protes di berbagai daerah sejak akhir Agustus hingga awal September 2025. Masyarakat menilai pernyataan maupun sikap mereka tidak menunjukkan empati di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit.

Adies Kadir, misalnya, menuai kecaman setelah membela tunjangan rumah bagi anggota DPR senilai Rp50 juta per bulan. Pernyataan serupa juga disampaikan Nafa Urbach, yang dinilai publik tidak peka terhadap kondisi rakyat.

Sementara itu, Eko Patrio dan Uya Kuya menjadi sorotan setelah video mereka berjoget beredar luas di media sosial. Aksi tersebut dianggap tidak pantas ditunjukkan oleh wakil rakyat.

Ahmad Sahroni pun tak luput dari kritik setelah menyebut orang-orang yang menggagas wacana pembubaran DPR sebagai “tolol”. Pernyataan itu langsung memantik kemarahan publik.

Kini, dengan status nonaktif dan penghentian gaji, nasib politik kelima wakil rakyat tersebut akan bergantung pada keputusan partai politik masing-masing serta proses yang berjalan di MKD. (tb)

Berita Terbaru

Berdiskusi dengan Duta Mario Ignacio, Stafsus Menag Gugun Gumilar Perkuat Hubungan Indonesia-Chili

JAKARTA,NEWSREAL.id – Hubungan Indonesia–Chili semakin dipererat secara harmonis. Sebuah pertemuan hangat dan akrab berlangsung antara Mario Ignacio Artaza Loyola, Duta Besar Chili untuk Indonesia, ASEAN,...

Serangan Terstruktur dan Masiv Diarahkan ke Prabowo, Ini Kata Pengamat Intelejen

Serangan kepada Prabowo Subianto dilihat di berbagai platform digital seperti Facebook, X, YouTube, Instagram, hingga Threads. Pemerintah diminta waspada terhadap serangan modern ini. Amir Hamzah menyebut operasi semacam itu dikenal sebagai psychological operation atau psyops digital.

Keterwakilan Perempuan Minimal 30 Persen! Ormas G-Nesia : Keputusan MK Wajib Didukung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Mahkamah Konstitusi menyatakan partai politik dapat digugurkan atau tidak diikutsertakan dalam pemilu di daerah pemilihan tertentu apabila tidak memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30...

Kurban Presiden Pakai APBN, Stafsus Menang :Sah Secara Agama dan Hukum Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Program bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan viral di medsos belakangan ini, bukan sesuatu...

Danantara Disorot, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

JAKARTA,NEWSREAL.id – Ketua Umum Relawan Pemenangan Prabowo– Gibran saat Pilpres 2024 Logis 08, Anshar Ilo menyoroti belum terlihatnya perkembangan yang signifikan terkait realisasi proyek Perkampungan...

Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo

JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB ) Jaya merayakan ulang tahun ke-15 nya, Minggu (10/5/2026). Puncak peringatan milad ormas terbesar di Indonesia ini...

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Leave a comment