Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Kader Gerindra Daerah Kompak Tolak Budi Arie

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 12 November 2025 19:39 WIB
Kader Gerindra Daerah Kompak Tolak Budi Arie
NEWSREAL.ID - Ketua Umum Projo, Budi Arie. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gelombang penolakan muncul dari kader-kader daerah Partai Gerindra terhadap rencana Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, bergabung ke partai pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dari Jawa Timur hingga Sumatera Utara, suara akar rumput kompak menolak dengan alasan loyalitas dan rekam jejak mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu diragukan.

Mereka menilai langkah Budi Arie hanya bentuk manuver politik pasca dicopot dari kabinet, bahkan disebut sebagai upaya mencari “perlindungan politik” di bawah payung kekuasaan Prabowo.

Ketua DPC Gerindra Gresik, Asluchul Alif, menegaskan partainya bukan tempat bagi “pencari jabatan.” “Saya tidak setuju Budi Arie bergabung ke Gerindra. Gerindra ini tempatnya pejuang rakyat, bukan pencari posisi,” kata Alif, Jumat (7/11).

Nada serupa datang dari Ketua DPC Gerindra Kota Batu, Heli Suyanto. Menurutnya, loyalitas adalah harga mati di Gerindra. “Kalau cuma buat suaka, kami menolak. Di sini tempat orang yang loyal, bukan pencari suaka,” tegasnya.

Penolakan juga datang dari Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang menyebut Budi Arie ingin berlindung di Gerindra karena partai itu kini jadi partainya presiden. Sedangkan Ketua DPC Gerindra Sidoarjo, Mimik Idayana, menilai Budi tidak cocok dengan karakter partai yang nasionalis dan religius.

“Gerindra partai nasionalis dan religius. Tak pantas bagi seseorang yang pernah melakukan tindakan merugikan rakyat,” ujarnya. Kritik makin keras terdengar dari Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo.

Ia menyebut Budi Arie belum sejalan dengan garis perjuangan partai, dan kehadirannya justru bisa menggerus citra Prabowo di mata publik. “Kita tidak ingin ada hal yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap Presiden,” kata Jona.

Menolak Keras

Menurutnya, para kader di akar rumput sudah menyampaikan aspirasi yang sama: menolak keras Budi Arie bergabung. Ketua DPC Gerindra Pematangsiantar, Gusmiyadi, bahkan menuding langkah Budi sebagai strategi pragmatis untuk tetap berada di lingkar kekuasaan.

“Rencana Budi Arie ini dipersepsikan publik sebagai langkah untuk menjaga posisinya di episentrum kekuasaan Prabowo,” ujarnya. Selain itu, Gusmiyadi juga menyinggung potensi kasus hukum yang membayangi Budi Arie dan menilai keinginannya bergabung sebagai cara mencari perlindungan politik.

Hingga kini, Budi Arie belum memberikan tanggapan resmi soal penolakan kader Gerindra di daerah. Sementara pengurus Projo memilih bungkam.

Sebelumnya, dalam wawancara di program Inside Politics with Diana Valencia (CNN Indonesia TV, 4/11), Budi Arie menyebut akan ada “gelombang besar” anggota Projo yang bergabung ke Gerindra.

Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk dukungan terhadap sistem presidensial di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. “Partai yang dipimpin Presiden Prabowo adalah partai yang relevan untuk diperkuat oleh kekuatan rakyat,” ujar Budi.

Menanggapi isu tersebut, Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan partainya terbuka bagi siapa pun yang memenuhi syarat keanggotaan. “Kami bisa menerima siapa saja, apalagi kalau sudah memenuhi syarat warga negara Indonesia dan usia,” kata Muzani di kompleks parlemen, Selasa (4/11).

Meski begitu, suara mayoritas kader di daerah tampaknya sudah bulat: Gerindra bukan tempat berlindung bagi politisi yang sedang kehilangan jabatan. (tb)

Berita Terbaru

Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...

PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...

Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...

Isu Reshuffle Mengemuka, Golkar Serahkan Nasib Kader di Kabinet ke Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau...

Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...

PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029

NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...

Rahayu Saraswati Patuhi Putusan MKD, Tetap Jalani Tugas Legislator

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pole­mik pengunduran diri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berakhir setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengambil keputusan. Legislator Gerindra itu...

DPR Pastikan Perhatikan Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU Pemilu

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan tetap memperhatikan partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang mulai digodok...

Soal OTT Sudewo, Gerindra Jateng Pilih Tunggu KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- DPD Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya buka suara terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai...

Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mencuat. Pemerintah bersama DPR menyatakan terbuka untuk mengkaji usulan yang dilontarkan PDI Perjuangan (PDIP)...

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi III DPR RI mulai membahas pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Keahlian DPR, Kamis...

PDIP Dorong Penyederhanan Sistem Multi-Partai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) mengusulkan reformasi sistem politik nasional dengan menitikberatkan pada penyederhanaan sistem multi-partai. Usulan tersebut muncul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I...

Leave a comment