
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau reshuffle.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, apabila dilakukan evaluasi maupun penilaian kinerja terhadap menteri-menteri dari Golkar, partainya menghormati sepenuhnya kewenangan presiden.
“Kalau misalnya terjadi evaluasi, kemudian penilaian kinerja terhadap kader-kader yang kami kirim, ya kami sepenuhnya menyerahkan kepada Pak Prabowo,” ujar Doli dalam program Inside Politics CNNIndonesia TV, Selasa (27/1/2026) malam.
Menurut Doli, reshuffle merupakan hak prerogatif presiden dan hal yang lazim dalam dinamika pemerintahan. Ia menilai, presiden secara rutin memantau kinerja para menterinya, terutama dalam menjalankan program-program yang telah dikampanyekan kepada publik.
“Presiden perlu memastikan performa pemerintahan berjalan baik. Performa itu termasuk kinerja kabinetnya. Karena itu, presiden setiap hari memonitor dan mengevaluasi apakah program yang sudah ditetapkan melalui visi dan agenda pemerintahan benar-benar tersampaikan atau tidak,” katanya.
Dukung Pemerintahan
Doli juga menegaskan, Partai Golkar akan tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran meskipun nantinya ada kader partainya yang terkena reshuffle. Dukungan tersebut, kata dia, merupakan komitmen kelembagaan partai.
“Komitmen ini adalah komitmen institusi. Ketua Umum kami sudah menegaskan kepada seluruh kader agar bekerja dengan sungguh-sungguh, membantu Presiden untuk kepentingan bangsa dan negara. Namun, penilaian akhirnya tetap berada di tangan Pak Prabowo,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari menyampaikan bahwa evaluasi terhadap kinerja menteri merupakan hal yang pasti dilakukan presiden, khususnya terkait program-program prioritas pemerintah.
Evaluasi tersebut dapat berupa rekomendasi, saran, arahan, hingga instruksi. Dalam konteks dan waktu tertentu, evaluasi itu juga berpotensi berujung pada keputusan politik lanjutan. “Dalam konteks tertentu dan timeline tertentu, evaluasi itu bisa saja berujung pada bentuk-bentuk keputusan politik yang lain,” kata Qodari.
Sebelumnya, Istana juga telah menanggapi isu reshuffle kabinet. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga kini belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk merombak susunan menteri di Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. “Reshuffle kabinet? Belum, belum, belum ada,” ujar Prasetyo di kompleks parlemen, Senin (19/1/2026). (tb)
Bahlil: Golkar Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Konsolidasi politik koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kian menguat. Partai Golkar memastikan sikapnya tidak abu-abu dengan menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran...
Dari Gedung DPR, Muzani Lempar Sinyal Kuat: Prabowo Lanjut Dua Periode
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kompleks DPR RI tak sekadar seremoni. Dari panggung syukuran, wacana keberlanjutan kepemimpinan nasional menguat...
Ambang Batas Parlemen Mau Dihapus? DPR Pecah Suara
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana menghapus ambang batas parlemen bikin suasana DPR kembali panas. Saat revisi UU Pemilu masuk Prolegnas 2026, sikap partai-partai politik di Senayan ternyata...
Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...
PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...
Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...
Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...
PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...
Rahayu Saraswati Patuhi Putusan MKD, Tetap Jalani Tugas Legislator
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik pengunduran diri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berakhir setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengambil keputusan. Legislator Gerindra itu...
DPR Pastikan Perhatikan Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU Pemilu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan tetap memperhatikan partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang mulai digodok...
Soal OTT Sudewo, Gerindra Jateng Pilih Tunggu KPK
NEWSREAL.ID, JAKARTA- DPD Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya buka suara terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai...
Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mencuat. Pemerintah bersama DPR menyatakan terbuka untuk mengkaji usulan yang dilontarkan PDI Perjuangan (PDIP)...

