Nasional

PWI Pusat: Menghalangi Kerja Jurnalis Bisa Dipidana

Tim Redaksi, Admin
Senin, 29 September 2025 00:18 WIB
PWI Pusat: Menghalangi Kerja Jurnalis Bisa Dipidana
NEWSREAL.ID - Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir (kanan). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat angkat suara terkait pencabutan kartu liputan istana milik wartawan CNN Indonesia oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (BPMI Setpres).

PWI mendesak agar BPMI segera memberikan klarifikasi resmi sekaligus membuka ruang dialog dengan insan pers.

“Menjaga kemerdekaan pers berarti menjaga demokrasi. Oleh karena itu, setiap bentuk pembatasan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU Pers harus dihentikan,” tegas Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (28/9).

Baca : Kontroversi Selesai: Istana Pastikan Penarikan ID Pers Jadi yang Terakhir

Munir menilai pencabutan kartu liputan karena alasan pertanyaan yang diajukan wartawan di luar agenda Presiden tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, langkah tersebut termasuk tindakan menghalangi tugas jurnalistik sekaligus membatasi hak publik untuk memperoleh informasi.

Ia menekankan bahwa tindakan itu berpotensi menghambat kemerdekaan pers serta bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan konstitusi.

“Pasal 28F UUD 1945 menjamin hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi. Pasal 4 UU Pers juga menegaskan kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, tanpa penyensoran atau pelarangan penyiaran,” jelas Munir.

Lebih jauh, ia mengingatkan ancaman pidana yang tercantum dalam Pasal 18 ayat (1) UU Pers, yakni hukuman penjara hingga dua tahun atau denda maksimal Rp500 juta bagi pihak yang dengan sengaja menghalangi kemerdekaan pers. “PWI Pusat sangat prihatin atas peristiwa ini,” ujarnya.

Lontarkan Pertanyaan

Sebelumnya, wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, melontarkan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat jumpa pers di Pangkalan Udara TNI Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9). Presiden menjawab akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.

Tak lama setelah itu, beredar informasi bahwa kartu liputan istana Diana telah dicabut oleh BPMI Setpres. Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan kabar tersebut. “Benar, kartu liputan istana milik wartawan kami telah diambil kembali BPMI,” kata Titin.

Kasus ini menambah panjang sorotan publik terhadap jaminan kemerdekaan pers di Indonesia. PWI Pusat berharap, klarifikasi segera diberikan dan kejadian serupa tidak kembali terulang demi menjaga kualitas demokrasi nasional. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga BBM Asia Tenggara Naik Serentak Imbas Perang Iran, RI Masih...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment