Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Rp200 Triliun Dana Pemerintah di Bank, Menkeu: Likuiditas Longgar, Bunga Pinjaman Bisa Turun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 15 September 2025 20:35 WIB
Rp200 Triliun Dana Pemerintah di Bank, Menkeu: Likuiditas Longgar, Bunga Pinjaman Bisa Turun
NEWSREAL.ID - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di lima bank besar nasional bakal menekan persaingan bunga dan berpotensi menurunkan suku bunga pinjaman.

Dana jumbo tersebut resmi ditempatkan sejak Jumat (12/9) melalui skema penempatan pada bank mitra pemerintah. “Sekarang, saya duga para dirut bank pusing mau nyalurin ke mana,” ujar Purbaya sambil tersenyum saat memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/9).

Menurutnya, kondisi likuiditas berlebih justru positif bagi dunia perbankan. Bank tidak lagi perlu bersaing lewat perang bunga deposito, sementara masyarakat maupun dunia usaha berpeluang menikmati bunga kredit yang lebih rendah.

“Dengan cost of money yang turun, orang nggak ragu lagi untuk belanja, dan yang mau pinjam ke bank juga lebih berani,” jelasnya.

Efek Domino

Purbaya optimistis efek domino dari kebijakan ini akan mengalir ke perekonomian. Konsumsi masyarakat diharapkan meningkat, pembiayaan usaha makin kuat, sementara persaingan tidak sehat antarbank dalam menghimpun dana pihak ketiga bisa ditekan.

Dana Rp200 triliun tersebut disalurkan ke lima bank mitra pemerintah: Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, serta BSI Rp10 triliun.

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025. Setiap bank penerima wajib melaporkan penggunaan dana secara bulanan kepada Menkeu melalui Dirjen Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti.

Purbaya menegaskan, langkah ini bukan hanya soal memperkuat likuiditas perbankan, tapi juga bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi. (ct)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment