Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Kemenko Perekonomian: Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh Signifikan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 17 Oktober 2025 19:46 WIB
Kemenko Perekonomian: Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh Signifikan
NEWSREAL.ID - Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatatkan capaian positif di bidang ekonomi, dengan peningkatan penciptaan lapangan kerja hingga tiga kali lipat dalam satu tahun pertama pemerintahannya.

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengungkapkan, pada kuartal II 2025, jumlah lapangan kerja yang tercipta mencapai 665 ribu, jauh meningkat dibandingkan periode awal pemerintahan sebelumnya yang hanya di bawah 200 ribu per kuartal.

“Dari sisi capaian kualitatifnya, berbagai ukuran mengenai masalah penciptaan lapangan kerja, kuartal dua kemarin mampu menciptakan 665 ribu. Kalau dibandingkan lima tahun lalu yang di angka sekitar 220 ribu, ini naik tiga kali lipat,” ujar Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Jumat (17/10).

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak hanya mencerminkan perbaikan kuantitatif, tetapi juga peningkatan kualitas tenaga kerja melalui investasi yang semakin inklusif. “Dari sisi capaian investasi selama satu tahun pemerintahan ini terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Kalau dibandingkan dengan 2021 yang masih di angka Rp200 triliun, kini naik sekitar 2,5 kali lipat,” katanya.

Motor Pertumbuhan

Susiwijono menambahkan, peningkatan investasi menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus mendorong investasi sebagai penggerak utama ekonomi. Dampak beruntunnya atau multiplier effect akan terasa di berbagai sektor, termasuk industri, perdagangan, dan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai 8 persen dalam beberapa tahun ke depan, dengan investasi dan peningkatan produktivitas sebagai kunci utama.

“PDB kita masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga, tapi ke depan investasi akan menjadi penopang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan,” ujar Susiwijono. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment