Ekonomi Bisnis

Utang RI Tembus Rp9.138 Triliun per Juni 2025, Kemenkeu: Masih di Level Aman

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 10 Oktober 2025 18:34 WIB
Utang RI Tembus Rp9.138 Triliun per Juni 2025, Kemenkeu: Masih di Level Aman
NEWSREAL.ID - TEMU MEDIA: Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto dalam temu media di Bogor, Jumat (10/10) (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Suminto, menjelaskan bahwa rasio utang terhadap PDB Indonesia tetap terjaga di bawah ambang batas aman.

“Debt to GDP ratio kita per akhir Juni 2025 adalah 39,86 persen. Itu level yang cukup rendah dan moderat dibanding banyak negara lain, baik tetangga maupun anggota G20,” ujar Suminto dalam temu media di Bogor, Jumat (10/10).

Baca : BPS Catat Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 1,2 Juta pada Juni 2025

Sebagai perbandingan, pada Desember 2024, posisi utang pemerintah masih di angka Rp8.813,16 triliun atau 39,81 persen dari PDB. Artinya, dalam enam bulan pertama 2025, utang naik sekitar Rp325 triliun.

Komposisi utang per Juni 2025 terdiri dari pinjaman sebesar Rp1.157,18 triliun dan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp7.980,87 triliun. Rinciannya, pinjaman luar negeri mencapai Rp1.108,17 triliun, naik dari posisi Mei 2025 sebesar Rp1.099,25 triliun. Sementara pinjaman dalam negeri naik tipis menjadi Rp49 triliun.

Valuta Asing

Dari sisi SBN, totalnya justru sedikit menurun dari Rp8.029,53 triliun pada Mei menjadi Rp7.980,87 triliun di Juni. SBN berdenominasi rupiah masih mendominasi, yakni Rp6.484,12 triliun, sedangkan denominasi valuta asing tercatat Rp1.496,75 triliun.

“Jadi total outstanding utang Juni 2025 itu Rp9.138 triliun, dengan porsi terbesar masih dari SBN,” terang Suminto. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa mulai tahun ini Kemenkeu hanya akan merilis data utang secara triwulanan, bukan bulanan seperti sebelumnya.

Baca : Pemerintah Diminta Tegas ke Sritex

Menurut Suminto, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas data karena akan disesuaikan dengan rilis angka PDB resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) setiap kuartal.

“Supaya statistiknya lebih kredibel. Rasio utang terhadap PDB nantinya berdasarkan data realisasi, bukan asumsi,” jelasnya. Dengan rasio utang yang masih di bawah 40 persen dari PDB, pemerintah menilai struktur pembiayaan Indonesia tetap sehat dan terkendali, sejalan dengan strategi fiskal hati-hati yang diterapkan sejak pandemi. (ct)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment