Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Perguruan Tinggi

Dana Riset Melonjak 218 Persen, Wamendiktisaintek: Tak Ada Pemotongan Anggaran

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 21 November 2025 19:18 WIB
Dana Riset Melonjak 218 Persen, Wamendiktisaintek: Tak Ada Pemotongan Anggaran
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie memberikan keterangan seusai mengikuti Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Pemerintah memastikan kabar mengenai pemotongan dana riset tidak benar. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa justru terjadi lonjakan signifikan dalam pendanaan riset nasional, yakni meningkat hingga 218 persen dalam satu tahun terakhir.

Stella menekankan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah sama sekali tidak menyentuh pendanaan riset. Menurutnya, seluruh anggaran riset tetap utuh dan diarahkan untuk memperkuat inovasi dan daya saing teknologi Indonesia.

“Dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dana riset meningkat 218 persen. Tidak ada satu rupiah pun yang dipotong. Jika ada informasi bahwa efisiensi dilakukan dengan memotong dana riset, itu tidak benar,” ujar Stella usai menghadiri Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) hari ketiga di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (21/11).

Ia menjelaskan bahwa peningkatan dana riset tersebut mencerminkan semangat kompetisi yang sehat di lingkungan perguruan tinggi dan pusat riset Indonesia. Pemerintah, lanjutnya, tengah membangun paradigma baru bertajuk Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan riset sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Kekuatan Bangsa

“Riset bukan sekadar angka publikasi. Riset adalah kekuatan strategis bangsa. Tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi tanpa inovasi teknologi,” tegasnya. Selain peningkatan anggaran, Stella menekankan bahwa riset harus selaras dengan prioritas nasional yang telah diagendakan Presiden Prabowo, terutama pada sektor ketahanan pangan, energi, air, dan hilirisasi industri.

“Publikasi yang dilakukan para peneliti merupakan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Kemendiktisaintek saat ini juga tengah memperjuangkan skema insentif riset langsung dari APBN bagi para peneliti. Skema ini dinilai penting untuk memberikan dorongan nyata terhadap produktivitas dan kualitas riset dalam negeri.

“Peneliti harus bisa mendapatkan insentif langsung. Kami belum bisa 100 persen, belum setengah dari dana kami yang berasal dari APBN murni dapat digunakan untuk insentif langsung. Tapi ini kami perjuangkan, karena tanpa insentif langsung, sulit bagi peneliti memberikan kontribusi maksimal,” imbuhnya. (tb)

Berita Terbaru

Marak Berantas Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Pakar IPB University Sarankan Tiga Strategi Efektif

LEDAKAN populasi ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta kian meresahkan. Di tengah rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas penangkapan massal, pakar IPB University mengingatkan bahwa...

RI Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan Tinggi dan Riset dengan Slowakia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, riset, dan teknologi dengan Slowakia guna memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi. Kerja sama...

Kemdiktisaintek-LPDP Perkuat Riset Energi dan Pengelolaan Sampah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan guna mendorong riset prioritas nasional, khususnya di sektor energi...

Prabowo Minta Kampus Gerak Cepat Cari Cara Hemat BBM, Target Rampung April

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi segera menyusun kajian cepat untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah tingginya harga energi global....

Kemdiktisaintek Gandeng Kampus dan Industri, Kebut Pengembangan PLTSa

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melibatkan perguruan tinggi dan sektor industri dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berbasis kajian ilmiah...

Resmi! Puasa Mulai 19 Februari, Tarawih Digelar Rabu Malam

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diumumkan Kementerian Agama usai menggelar Sidang Isbat...

Undip Dampingi Peternak Kadirejo Dorong Produktivitas Ternak

PABELAN- Upaya meningkatkan kesejahteraan petani-peternak terus digencarkan. Baru-baru ini sejumlah dosen dari Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai Desa Desa Kadirejo,...

Prabowo Siap Bangun 10 Kampus Baru 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 10 universitas baru pada tahun ini. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi besar memperkuat kualitas birokrasi sekaligus...

Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Pemajuan Kebudayaan Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga sekaligus mengembangkan kebudayaan nasional. Pandangan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian...

Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...

Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...

Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...

Leave a comment