Nasional

DPR Akan Bahas Polemik Whoosh, Puan: Jangan Sampai Negara Rugi Lagi

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 4 November 2025 16:05 WIB
DPR Akan Bahas Polemik Whoosh, Puan: Jangan Sampai Negara Rugi Lagi
NEWSREAL.ID - PIDATO KETUA DPR: Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR akan membahas polemik proyek kereta cepat Whoosh dengan menelusuri keputusan-keputusan yang dibuat pada pemerintahan sebelumnya. Ia menegaskan, negara tak boleh kembali dirugikan oleh proyek strategis yang dikelola tanpa transparansi.

Puan menyatakan bahwa DPR RI akan membahas secara khusus permasalahan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh, termasuk mengkaji ulang keputusan-keputusan yang diambil oleh pemerintah pada periode lalu.

“Ini kan harus dibahas bersama dengan pemerintah, bagaimana secara teknis dan bagaimana kondisi keuangan dulu dan saat ini,” kata Puan usai menghadiri rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/11).

Puan menjelaskan, pembahasan tersebut akan dilakukan oleh komisi terkait yang akan memanggil pihak pemerintah untuk menjelaskan kondisi keuangan dan teknis proyek kereta cepat itu.

Sikap Pemerintah

Ia menegaskan pentingnya kejelasan sikap pemerintah terhadap keberlanjutan proyek Whoosh agar tidak menimbulkan kerugian negara yang berlarut-larut. “Pemerintah perlu menjelaskan potensi yang akan terjadi ke depannya, serta sikap atas permasalahan itu. Jangan sampai terjadi kerugian negara,” ujarnya.

Dalam pidatonya di rapat paripurna, Puan juga menegaskan bahwa isu Whoosh telah masuk dalam agenda pengawasan DPR pada masa persidangan ini.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sudah masuk tahap penyelidikan. “Saat ini sudah pada tahap penyelidikan ya,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Senin (3/11).

Dugaan penyimpangan anggaran proyek Whoosh juga sempat diungkap oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD melalui kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025. Dalam pernyataannya, Mahfud menyinggung adanya indikasi mark up atau penggelembungan anggaran dalam proyek tersebut. (ct)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment