Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kemdiktisaintek Fokus Perkuat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 16 November 2025 15:24 WIB
Kemdiktisaintek Fokus Perkuat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi
NEWSREAL.ID - Mendikti Saintek, Brian Yuliarto. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi sebagai fondasi penting dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang sesuai kebutuhan industri modern.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyatakan akan mendukung penuh upaya revitalisasi pendidikan vokasi di seluruh Indonesia. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, perguruan tinggi vokasi harus bisa terhubung langsung dengan industri di wilayahnya, sehingga lulusan lebih mudah diserap pasar kerja.

“Perguruan tinggi vokasi didorong untuk terlibat langsung di industri sekitarnya, meningkatkan kemungkinan penyerapan tenaga kerja dari lulusan kampus terkait,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (16/11).

Brian menegaskan politeknik dan kampus vokasi memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan kompetensi teknis yang terukur, berbasis kebutuhan industri. Menurutnya, revitalisasi vokasi tidak hanya pada kurikulum, tetapi juga ekosistem yang memungkinkan mahasiswa terlatih sesuai standar global.

Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan bahwa perbaikan ekosistem vokasi harus dilakukan segera. Ia mengingatkan bahwa Indonesia tengah memasuki fase penting dalam memaksimalkan bonus demografi.

“Lima tahun ke depan menentukan apakah bonus demografi benar-benar membawa manfaat. Kuncinya ada pada seberapa cepat kita memperbaiki mismatch antara lulusan vokasi dan kebutuhan industri,” tegasnya.

Data nasional menunjukkan masih lebarnya kesenjangan antara suplai lulusan dan permintaan tenaga terampil. Berdasarkan pemetaan peluang kerja global Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), hampir 300.000 lowongan di sektor prioritas, mulai dari kesehatan, hospitality, manufaktur, hingga teknisi industri belum terpenuhi karena keterampilan dan sertifikasi lulusan belum setara standar internasional.

Menyadari urgensinya, pemerintah memandang periode 2025-2030 sebagai masa krusial untuk memperkuat sektor vokasi dan mempersiapkan generasi kerja yang kompetitif.

Dalam rangka itu, Kemdiktisaintek sebelumnya menjalin kerja sama dengan Australia yang menghasilkan potensi pilot program mobilitas bagi mahasiswa tingkat akhir.

Program tersebut mencakup penguatan bahasa asing, pemahaman budaya kerja internasional, serta sertifikasi keahlian yang dibutuhkan di pasar global. Adapun tahap awal pilot project difokuskan pada tiga jalur: tenaga pengajar Bahasa Indonesia, caregiver, dan tenaga konstruksi, mengikuti kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. (ct)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment