Nasional

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, KPPPA Resmi Luncurkan Simfoni PPA 3.0

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 20 Januari 2026 08:30 WIB
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, KPPPA Resmi Luncurkan Simfoni PPA 3.0
NEWSREAL.ID - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) resmi meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) versi 3.0 Manajemen Kasus. Peluncuran ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak berbasis data yang terintegrasi secara nasional.

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan, Simfoni PPA berperan sebagai penghubung data kekerasan terhadap perempuan dan anak dari berbagai unit layanan, mulai dari tingkat daerah hingga pusat.

“Simfoni PPA menjadi jembatan informasi yang mengintegrasikan data kekerasan dari berbagai unit layanan di seluruh Indonesia,” ujar Arifah Fauzi di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan, data yang terhimpun dalam Simfoni PPA diharapkan menjadi landasan kuat dalam perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan, sehingga penanganan kasus dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif.

Selain itu, Simfoni PPA versi terbaru juga memperkuat keterpaduan data layanan dengan informasi petugas internal serta mitra Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) PPA, guna memastikan penanganan kasus berjalan terkoordinasi.

Angka Kekerasan

Menteri PPPA turut menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Simfoni PPA sepanjang 2025, tercatat 35.025 perempuan dan anak menjadi korban kekerasan di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui Simfoni PPA, kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak korban kekerasan. Data yang akurat menjadi kunci agar penanganan dilakukan secara holistik dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban,” kata Arifah Fauzi.

Peluncuran Simfoni PPA Versi 3.0 Manajemen Kasus merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri PPPA Tahun 2022 tentang Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak, yang menekankan pendekatan berbasis manajemen kasus.

Simfoni PPA sendiri merupakan inovasi Kementerian PPPA yang dikembangkan bersama UNICEF Indonesia dan Yayasan Sumadi, sebagai upaya memperkuat sistem perlindungan dan layanan terpadu bagi perempuan dan anak di Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Airlangga...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...