Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Kepala BGN: Insentif Rp6 Juta per Hari untuk SPPG Justru Cegah Pemborosan APBN

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 28 Februari 2026 15:41 WIB
Kepala BGN: Insentif Rp6 Juta per Hari untuk SPPG Justru Cegah Pemborosan APBN
NEWSREAL.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa insentif Rp6 juta per hari bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan bentuk pemborosan anggaran, melainkan strategi efisien untuk meminimalkan risiko fiskal negara.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan skema tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembayaran layanan atas SPPG yang sudah beroperasi, bukan dana pembangunan fisik dari APBN.

“Rp6 juta per hari bukanlah dana pembangunan dari APBN, melainkan pembayaran layanan atas SPPG yang telah berjalan. Seluruh proses pembangunan fisik dilakukan dengan investasi mandiri oleh mitra,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Menurut Dadan, seluruh risiko pembangunan dan operasional ditanggung sepenuhnya oleh mitra, mulai dari tahap konstruksi, pelaksanaan layanan, evaluasi, hingga risiko bencana alam. Ia mencontohkan kasus SPPG di Aceh yang terdampak banjir hingga mengalami kerusakan.

Pindahkan Risiko

Dalam peristiwa tersebut, kerugian sepenuhnya menjadi tanggung jawab mitra, bukan BGN. Mitra wajib membangun kembali tanpa tambahan beban anggaran negara. “Seperti di Aceh ketika SPPG tersapu banjir, maka yang rugi adalah mitra bukan BGN, mereka harus bangun lagi. Jadi kita memindahkan risiko total kepada mitra,” jelasnya.

Dadan juga menilai pembangunan oleh mitra jauh lebih efisien karena tidak mungkin melakukan mark up untuk dirinya sendiri. Ia mencontohkan pembangunan SPPG oleh Pondok Pesantren Persis dengan nilai investasi sekitar Rp3 miliar.

“Kalau itu dibangun dengan dana APBN, bisa saja nilainya Rp6 miliar. Jadi kita sudah lebih dari 50 persen efisien,” katanya. Selain efisiensi biaya, keunggulan lain dari skema kemitraan adalah kecepatan pembangunan. Dadan menyebut bangunan representatif dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan.

Ia membandingkan dengan mekanisme proyek APBN yang memerlukan tahapan panjang, mulai dari penunjukan konsultan perencanaan, koordinasi dengan pemerintah daerah terkait lahan, perizinan ke Kementerian Keuangan, hingga proses tender yang bisa memakan waktu 45 hari. “Sementara mitra yang bangun, 45 hari sudah selesai,” ujarnya.

Saat ini, BGN mencatat telah memiliki 24.122 SPPG yang seluruhnya dibangun melalui skema kemitraan dan telah beroperasi. Rata-rata pembangunan disebut mencapai 50 SPPG per hari. BGN menegaskan kebijakan insentif Rp6 juta per hari bagi SPPG dirancang untuk memastikan layanan pemenuhan gizi berjalan cepat, efisien, dan akuntabel, sekaligus meminimalkan risiko terhadap keuangan negara. (tb)

Berita Terbaru

Dubes Palestina Kunjungi Menag, Berdialog Persaudaraan Dua Negara

JAKARTA,newsreal.id — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, menerima audiensi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, di ruang kerjanya, Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng,...

Bukti Keseriusan Pemerintah, Aset Negara hingga Rp370 Triliun Terselamatkan

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah serius dan berkomitmen dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang merugikan negara. Komitmen tersebut ditegaskan melalui acara penyerahan denda administratif dan penyelamatan...

Uang Sitaan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Diserahkan ke Negara, Ini Perinciannya

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar di Kompleks Kejaksaan...

Rp31,3 triliun Uang Rakyat Diselamatkan, Presiden Prabowo : Bisa Percepat Perbaikan Sekolah dan Rumah Rakyat

JAKARAT,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyelamatan keuangan negara dan penguasaan kembali aset strategis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Hal tersebut disampaikan Presiden...

Presiden Lantik Hakim Konstitusi dan Keanggotaan Ombudsman RI

JAKARTA,newsreal.id – Hakim Konstitusi dan anggot Ombudsman RI masa jabatan tahun 2026-2031 dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. Mereka membacakan sumpah di Istana Negara,...

Dilantik Presiden, Dubes RI untuk Oman Siap Perkuat Hubungan Bilateral dan Perlindungan WNI

JAKARTA,newsreal.id– Peningkatkan hubungan bilateral Indonesia dengan Oman dan Yaman di berbagai sektor strategis menjadi fokus Andi Rahadian. Duta besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP)...

Prabowo Optimistis Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Dunia

NEWSREAL, Jakarta – Pemerintah optimisme pemerintah dalam menghadapi krisis energi global. Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah...

Perayaan Waisak Perkuat Persaudaraan dan Toleransi Antarumat

NEWSREAL, Jakarta – Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 diharapkan menjadi energi memperkuat persaudaraan. Waisak merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antarumat...

Geopolitik Terus Memanas, Menko Zulhas Optimistis Pangan RI Aman

NEWSREAL, Jakarta – Rivalitas intens antara AS-Tiongkok, konflik Rusia-Ukraina, dan ketegangan Timur Tengah (Iran-Israel) dan yang lain kian memanas belakangan ini. Dinamika geopolitik global, termasuk...

Mantap, MBG Sumbang Lebih dari 1 Persen Ekonomi Indonesia

NEWSREAL,Jakarta – Inisiatif Pemerintah Indonesia dalam memberikan makanan bergizi seimbang kepada anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui secara nasional kian menunjukkan hasil luar biasa....

Benarkan Berita Motor Operasional MBG, Ini Penjelasan Kepala BGN `

NEWSREAL, Jakarta– Puluhan ribu motor trail operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial masih menjadi perbincangan publik. Bahkan kendaraan operasional yang...

Stok Jagung Diperkuat, Inpres Nomor 3 Tahun 2026 Diteken Pemerintah

NEwSREAL,Jakarta  – Tidak tangung-tanggung dalam memperkuat stok jagung nasional demi kesejahteraan rakyat. Pemerintah turun tangan dengan meneken Inpres Nomor 3 Tahun 2026 Tentang Pengadaan dan...