Nasional

AHY Ditunjuk Presiden Prabowo Pegang Posisi Penting di Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Tim Redaksi, newsreal.id
Minggu, 31 Mei 2026 14:46 WIB
AHY Ditunjuk Presiden Prabowo Pegang Posisi Penting di Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
NEWSREAL.ID - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat berbicara dengan Ketum Ormas G-Nesia dalam kampanye Pilpres 2024 silam. (Ist)

JAKARTA,NEWSREAL.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan Amanah baru. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Hal ini menunjukkan adanya perubahan penting dalam struktur pengelolaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Penunjukan tersebut sekaligus menandai berakhirnya peran yang sebelumnya dijalankan oleh Luhut Binsar Panjaitan saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Perubahan itu tertuang dalam Perpres Nomor 29 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 mengenai Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta dan Bandung. Regulasi tersebut ditetapkan Presiden Prabowo pada 12 Mei 2026 dan berlaku efektif sejak tanggal yang sama.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penyesuaian tata kelola proyek strategis nasional agar selaras dengan struktur Kabinet Merah Putih yang dibentuk pemerintahan baru.

AHY Pegang Kendali Koordinasi Proyek Strategis

Berdasarkan ketentuan terbaru dalam Pasal 3A, AHY yang saat ini menjabat Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan resmi dipercaya memimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Sementara itu, posisi wakil ketua ditempati Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Komite tersebut beranggotakan sejumlah menteri dan pejabat strategis yang memiliki keterkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur dan investasi nasional. Mereka antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, serta Kepala Badan Pengelola Investasi BUMN.

Masuknya sejumlah pejabat kunci tersebut menunjukkan bahwa pemerintah ingin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan operasional dan pengembangan proyek kereta cepat yang menjadi salah satu ikon infrastruktur nasional.

Tak hanya mengubah susunan kepemimpinan, pemerintah juga memperbarui mandat Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Dalam regulasi terbaru, komite diberikan kewenangan untuk menyepakati maupun menetapkan langkah-langkah yang diperlukan apabila terjadi persoalan terkait pembengkakan biaya proyek atau *cost overrun*.

Ketentuan itu mencakup berbagai aspek penting, mulai dari perubahan porsi kepemilikan dalam perusahaan patungan yang mengelola proyek, hingga penyesuaian syarat maupun jumlah pinjaman yang dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan pendanaan.

Dengan kata lain, komite tidak lagi hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga menjadi pengambil keputusan strategis dalam penyelesaian persoalan finansial yang berpotensi muncul pada proyek kereta cepat.

Pemerintah Siapkan Opsi PMN dan Penjaminan

Perpres tersebut juga memberikan ruang bagi pemerintah untuk menyiapkan berbagai bentuk dukungan apabila proyek menghadapi kebutuhan tambahan modal akibat kenaikan biaya.

Komite memiliki kewenangan untuk menentukan bentuk intervensi pemerintah yang dianggap paling tepat. Dukungan itu dapat berupa usulan penyertaan modal negara (PMN) kepada pimpinan konsorsium BUMN yang terlibat dalam proyek maupun pemberian penjaminan pemerintah guna memenuhi kebutuhan pendanaan.

Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan proyek strategis nasional yang telah menelan investasi besar dan menjadi bagian dari agenda penguatan konektivitas nasional.

AHY Ambil Alih Tugas Luhut

Selain menjadi ketua komite, AHY juga memperoleh mandat baru untuk mengoordinasikan penyelenggaraan prasarana dan sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Perubahan itu tercantum dalam revisi Pasal 15 Perpres yang mengatur mekanisme koordinasi proyek. Dengan ketentuan baru tersebut, seluruh koordinasi pelaksanaan proyek berada di bawah kendali Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Sebelumnya, tugas tersebut diemban Luhut Binsar Panjaitan berdasarkan Perpres Nomor 93 Tahun 2021 yang diterbitkan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Saat itu, Luhut bertanggung jawab mengoordinasikan percepatan pembangunan proyek sekaligus menerima laporan berkala dari konsorsium BUMN yang menggarap Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Sinyal Penguatan Peran Kementerian Infrastruktur

Penunjukan AHY sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo ingin menempatkan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sebagai pusat koordinasi berbagai proyek strategis nasional.

Dengan kewenangan yang kini mencakup pengawasan, koordinasi, hingga penanganan persoalan pembiayaan, posisi AHY menjadi sangat krusial dalam menentukan arah pengembangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke depan.

Keputusan ini juga menegaskan adanya pergeseran struktur pengelolaan proyek dari era sebelumnya, sekaligus menjadi langkah awal pemerintahan Prabowo dalam menyusun ulang tata kelola infrastruktur nasional agar lebih terintegrasi dan responsif terhadap tantangan pendanaan proyek-proyek besar. (Bun, Garudatv)

Berita Terbaru

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Gugun Gumilar: Indonesia Emas 2045 Memerlukan Pemuda yang Mampu Merawat Kerukunan

MANADO,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan Peta Jalan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda...

Berantas Korupsi, Diwa : Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan Dijaga demi Bangsa

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, mendorong sinergitas TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah Diwa, sapaan...

Prabowo dan PM Modi di Prambanan, Sapa Umat Hindu hingga Tinjau Pemugaran Candi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Keakraban Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi terlihat dalam rangkaian kunjungan bersama di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026)....

Leave a comment