Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

MBG Ramadan Diminta Lebih “Nusantara”: BGN Dorong Menu Lokal

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 18 Februari 2026 21:41 WIB
MBG Ramadan Diminta Lebih “Nusantara”: BGN Dorong Menu Lokal
NEWSREAL.ID - SIAPKAN MBG: Sejumlah pekerja tengah menyiapkan sajian makan bergizi gratis (MBG) di salah satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan diminta tampil beda. Badan Gizi Nasional (Badan Gizi Nasional) mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar lebih kreatif mengolah pangan lokal dan tidak bergantung pada produk pabrikan atau ultra processed food (UPF).

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, Ramadan justru bisa jadi momen menghadirkan menu sederhana tapi sehat, berbasis kearifan lokal. “SPPG bisa membuat menu-menu kreatif berbasis pangan lokal untuk mencegah penyajian UPF dalam MBG selama Ramadan,” kata Dadan saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Arahan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 tentang mekanisme pelaksanaan MBG selama Ramadan dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam aturan itu ditegaskan, paket MBG yang dibagikan tidak menggunakan UPF yang umumnya mengandung bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, dan perasa buatan.

Selama Ramadan, penerima manfaat akan mendapatkan MBG dalam bentuk paket kemasan sehat. Namun, jenis makanannya tetap disaring ketat. BGN tidak menganjurkan menu yang cepat basi, terlalu pedas, atau berpotensi menimbulkan masalah keamanan pangan.

Adapun menu yang direkomendasikan antara lain telur asin, abon, dendeng kering, buah-buahan, makanan khas lokal, serta kurma sebagai pelengkap (opsional). Semua tetap harus memenuhi standar gizi sesuai kelompok usia penerima manfaat.

Lebih Praktis

Soal distribusi, BGN juga mengatur skema yang lebih praktis. Setiap penerima manfaat akan dibekali dua tas kain (tote bag) dengan warna berbeda, misalnya biru dan merah agar mudah dibedakan dan ditukar setiap hari. “Dua tas kain ini untuk memudahkan identifikasi antara tas yang sudah digunakan dengan yang akan dipakai keesokan harinya,” jelas Dadan.

Sementara itu, selama masa cuti bersama Lebaran pada 18–24 Maret 2026, penyaluran MBG dihentikan sementara. Sebagai gantinya, distribusi dilakukan lebih awal lewat paket bundling kemasan sehat. Paket bundling ini berisi gabungan makanan MBG untuk konsumsi beberapa hari sekaligus.

Meski begitu, BGN mengingatkan daya tahan makanan maksimal hanya untuk tiga hari, demi menjaga kualitas dan keamanan pangan. Dengan kebijakan ini, MBG Ramadan diharapkan tetap bergizi, aman, dan lebih “membumi”—nggak cuma kenyang, tapi juga sehat dan dekat dengan rasa lokal. (tb)

Berita Terbaru

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...

Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...

Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...

Nusron Beberkan Sikap Prabowo soal BoP: Pilih Jalur Diplomasi, Belum Bicara Keluar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan terkait keanggotaan Indonesia dalam forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP)....

Jusuf Kalla: Indonesia Jangan Netral, Harus Berpihak pada Negara yang Diserang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menilai Indonesia tidak seharusnya bersikap netral dalam konflik internasional ketika ada negara yang diserang. Ia...

ICMI Usul Indonesia ‘Pause’ Keanggotaan BoP Usai Serangan AS-Israel ke Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyarankan pemerintah Indonesia menangguhkan sementara kewajiban keanggotaan dalam Board of Peace (BoP) menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah...

KP2MI Pantau Ketat Nasib Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Memanasnya konflik di Timur Tengah membuat pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kini memantau kondisi para pekerja migran Indonesia...

Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan 10 ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengoperasian sementara sejumlah ruas tol tersebut diharapkan...

Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini berpotensi memicu dampak berantai di berbagai sektor, mulai dari pertanian, cadangan air,...

Lebaran Makin Dekat, Pemerintah Pastikan Stok Pangan, BBM hingga Elpiji Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan stok pangan dan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepastian itu...